Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026

Mahasiswa Atma Jaya Terjatuh ke Kawah Merapi

- Minggu, 17 Mei 2015 14:17 WIB
776 view
Mahasiswa Atma Jaya Terjatuh ke Kawah Merapi
Yogyakarta (SIB)- Eri Yunanto (21) mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta terjatuh di kawah Gunung Merapi. Dia terjatuh ke dalam kawah dengan kedalaman sekitar 100-200 meter.

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan detikcom hari ini Sabtu (16/5/2015) di antaranya dari SAR DIY, Ari Yunanto bersama lima rekannya melakukan pendakian. Saat berada di puncak Merapi, sekitar pukul 11.00 WIB, korban terpeleset hingga jatuh ke dalam kawah.

Lima orang rekannya kemudian langsung turun dan melaporkan peristiwa itu di Pos Pendakian Merapi di Selo, Boyolali sekitar pukul 14.00 WIB. Warga bersama tim SAR Boyolali langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. 

"Teman-teman SAR DIY bersiap menuju lokasi untuk membantu teman-teman SAR dari Boyolali dan Klaten yang sudah berada di lokasi. Belum ada informasi tambahan dari tim yang sudah di lokasi mengenai kondisi korban," ungkap Humas SAR DIY, Teguh Supriyadi.

Sementara itu Ketua Harian SAR DIY, Feri Ardianto menambahkan tim SAR DIY akan mengirimkan bantuan tim vertical rescue dengan perlengkapan standar rescue atau semacam alat bantu pernafasan untuk evalusi gas beracun atau Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Eri Yunanto dilaporkan terpeleset jatuh ke kawah Merapi pada Sabtu (16/5/2015) siang. Melihat Eri jatuh, lima temannya yang melakukan pendakian bersama langsung ‎turun mencari pertolongan.

Koordinator Relawan Barameru Merapi, Samsuri, ‎mengatakan bahwa setelah mendapat laporan kelima teman korban, Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali bersama para relawan berpengalaman segera mendaki menuju puncak Merapi untuk menyelamatkan korban.

‎"Belum ada laporan dari tim berangkat ke puncak sehingga belum bisa dilaporkan keadaan korban. Kalau pun sudah ketemu, proses evakuasi mungkin cukup sulit karena kondisi malam di puncak sehingga kekurangan penerangan. Terlebih kedalaman kawah merapi mencapai sekitar 200 meter," papar Samsuri, Sabtu malam.

Keterangan dari pihak kepolisian juga sangat minim. Kapolsek Selo, Boyolali, AKP Yadiyo, mengaku mendengar adanya pendaki yang mengalami naas di puncak Merapi, namun dia mengatakan belum mengetahui secara pasti kondisi pendaki tersebut karena tim penyelamat yang dikirim menuju puncak hingga saat ini belum memberikan laporan.

Tim SAR gabungan tengah berupaya mengevakuasi mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta Eri Yunanto (21) yang jatuh di dalam kawah Gunung Merapi sejak pagi tadi. Seberapa besar kemungkinan dia selamat?

"Saya nggak mau berspekulasi," kata Komandan Tim Reaksi Cepat BPBD DIY Pristiawan saat dikonfirmasi detikcom lewat telepon, Minggu (17/5/2015).

"Tapi dengan (jatuh di kedalaman) 100-200 meter pasti akan sangat parah, kecuali ada mukjizat," sambung Pristiawan.

Diketahui, Eri jatuh di kawah Gunung Merapi Sabtu (16/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga saat ini pukul 09.00 WIB, berarti dia sudah 11 jam terperangkap di dalam kawah.

Pristiawan tak bisa memastikan seperti apa kondisi Eri ketika jatuh, apakah mengalami benturan serius atau tidak. Namun yang pasti, kawah Gunung Merapi sangat berbahaya. Apalagi jika korban tidak membawa bekal makan atau minuman.

Seperti yang dikatakan Pristiawan tadi, hanya mukjizat Tuhan yang menjadi harapan saat ini. Pihaknya bersama tim SAR gabungan akan berupaya penuh mengevakuasi korban.

Eri diketahui merupakan mahasiswa aktif di Universitas Atma Jaya Yogyakarta angkatan 2012. Ia mengambil jurusan Teknologi Industri Prodi Teknik Informatika.

(detik.com/A22)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru