Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

Dehidrasi dan Diare Tantangan Ratusan Imigran yang Diselamatkan Nelayan Aceh

- Kamis, 21 Mei 2015 14:47 WIB
560 view
Dehidrasi dan Diare Tantangan Ratusan Imigran yang Diselamatkan Nelayan Aceh
Aceh Timur (SIB)- Sejak semalam ratusan imigran Rohingya, Myanmar, dan Bangladesh ditampung sementara di bekas pabrik kertas di Desa Birem Bayeun, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, Aceh. Mereka kebanyakan rata-rata mengalami dehidrasi, gatal-gatal hingga diare.

Pantauan detikcom, Kamis (21/5/2015), sebuah tenda medis didirikan di lokasi tempat para imigran ini ditampung. Pengungsi yang dibawa ke tenda medis rata-rata perempuan dan anak-anak. Ada juga beberapa pria terlihat dirawat di sana.

Sejumlah tenaga medis ditempatkan di sana. Jika ada pasien yang diharuskan infus, mereka langsung memasangnya. Para tenaga medis ini juga mendata nama pasien dan keluhan penyakit dari para pengungsi.

Seorang dokter di tenda medis, dr Yessa, mengatakan, pasien yang mengalami dehidrasi berat akan dibawa ke Puskesmas di Kecamatan Rantau Selamat. Sementara penyakit-penyakit biasa akan dirawat di tenda.

"Rata-rata dehidrasi, diare, gatal-gatal. Semalam ada beberapa orang dibawa ke Puskesmas dan sekarang sekitar dua orang masih dirawat di sana. Mereka mengalami dehidrasi berat," kata dr Yessa saat ditemui dilokasi, Kamis (21/5/2015).

Hingga siang ini sudah ada sekitar 60 pengungsi yang berobat ke tenda medis. Mereta rata-rata berasal dari etnis Rohingya.

"Kalau semalam banyak juga. Kalau hari ini saja sudah 60 orang lebih," jelasnya.

Seperti diketahui, ratusan pengungsi etnis Rohingya dan Bangladesh diselamatkan ke Aceh Timur oleh sejumlah nelayan pada Rabu (20/5/2015). Dari Kuala Geulumpang, Julok, Aceh Timur, mereka kemudian dibawa ke Rantau Selamat.

Berdasarkan data sementara, jumlah manusia perahu itu sekitar 433 orang. 53 di antaranya merupakan warga Bangladesh yang lari dari negaranya untuk mencari kerja.

(detik.com/A22)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru