Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026

Pesawat Hancur Berkeping-keping, Belum Ada Korban Selamat Ditemukan

- Selasa, 18 Agustus 2015 10:13 WIB
1.838 view
Pesawat Hancur Berkeping-keping, Belum Ada Korban Selamat Ditemukan
Jayapura (SIB)- Tim SAR sudah menemukan 20 jenazah korban kecelakaan pesawat Trigana Air. Selain mencari jenazah lainnya, tim SAR juga tengah berupaya menemukan kotak hitam (black box) pesawat rute Jayapura-Oksibil yang jatuh di distrik pada Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

"Tim sedang bekerja mencari jenazah lain, juga mencari black box," ujar Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas)  Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo di Lanud Jayapura, Selasa (18/8/2015).

Pesawat Trigana yang mengangkut 49 penumpang dan 5 orang kru ini hancur karena diduga menabrak pegunungan. "Pesawat dalam kondisi hancur berkeping-keping, sebagian besar terbakar," sebutnya.

Pencarian Trigana membuahkan hasil saat tim pencari udara melakukan penelusuran rute pada Senin (17/8). Dipastikan puing yang dilihat tim pencari dari pesawat di Distrik Okbape, merupakan Trigana Air.

Pesawat berjenis ATR 42 dengan nomor registarsi PK-YRN lepas landas dari Bandara Sentani Jayapura pukul 14.22 WIT dengan waktu tiba diperkirakan di Oksibil 15.04 WIT.

Pada pukul 15.00 WIT Bandara Oksibil melakukan kontak dengan pesawat namun tidak ada jawaban. Bermula dari informasi warga Distrik Okbape, diketahui pesawat mengalami kecelakaan.

Belum Ada Korban Ditemukan Selamat


Tim SAR gabungan berhasil menemukan 20 jenazah korban Trigana Air. Sejauh ini belum ada satu pun penumpang ataupun kru yang ditemukan selamat.

"Sampai saat ini belum ada ditemukan selamat," kata Kepala Basarnas FHB Soelistyo kepada wartawan di Base Ops Lanud Jayapura, Selasa (18/8/2015).

Dijelaskan Soelistyo, tim SAR masih bekerja mencari korban di lokasi. Tim juga mencari blackbox dan serpihan pesawat yang besar untuk kepentingan investigasi KNKT nantinya.

"Tim juga mencari blackbox. Bagian-bagian pesawat yang masih bisa dikumpulkan untuk kepentingan investigasi," ucap Soelistyo.

Menurut dia, pesawat dalam kondisi hancur berkeping-keping dan sebagian besar habis terbakar. Cuaca di lokasi  kurang bersahabat, namun masih memungkinkan untuk dilakukan evakuasi.

(detik.com/A22)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru