Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

Ditembak dari Jarak 40 Meter, Polisi Periksa CCTV Gedung ESDM

- Jumat, 11 September 2015 12:33 WIB
161 view
Ditembak dari Jarak 40 Meter, Polisi Periksa CCTV Gedung ESDM
Jakarta (SIB)- Gedung Kementerian ESDM Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan ditembak orang tak dikenal. Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menduga pelaku menembakkan peluru dari jarak 40 meter.

Tito mengatakan, pelaku diduga melontarkan peluru dari jembatan layang yang tak jauh dari gedung ESDM

"Yang jaraknya dari titik itu lebih kurang, dari jalan layang ke kaca yang ditembak, hampir 40 meter," ujar Tito saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (11/9/2015).

Dari jarak 40 meter itu, pelaku sambung Tito, diduga menggunakan senjata jenis pistol. Dari penelitian proyektil yang ditemukan, peluru dilontarkan dari pistol rakitan.

"Ini bisa dilakukan dengan menggunakan jarak tembak pistol. Kemudian dari anak pelurunya, kalibernya itu diduga jenis pistol. Kemudian kemungkinan besar adalah jenis rakitan, dilihat dari alur dan galangannya," kata Tito.

Peluru menghantam jendela kaca ruang staf khusus Menteri ESDM Widyawan Prawira Atmadja. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Saat penembakan Widyawan sedang keluar ruangan untuk makan siang.

Terkait kasus ini, pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menyelidikiny, rekaman CCTV di sekitar lokasi dikumpulkan untuk membuat terang peristiwa tersebut.

"CCTV masih kita kumpulkan,baik yang milik Kementerian ESDM maupun CCTV di gedung-gedung sekitar TKP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Di kantor Kementerian ESDM sendiri, hanya ada satu unit CCTV di bagian luar kantor. Tetapi, CCTV tersebut mengarah ke halaman kantor ESDM, tidak ke arah luar.

Iqbal menambahkan, kasus ini masih dalam penanganan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan di back up penuh Mabes Polri.

Polisi akan mengambil keterangan saksi-saksi dan terus mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa tersebut.

(A22/detik.com)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru