Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026
Ikuti Pendidikan Lemhanas

Hendrik Sitompul Ingin Jadi Manusia Berarti Bagi Orang Banyak

- Senin, 07 April 2014 15:42 WIB
555 view
Hendrik Sitompul Ingin Jadi Manusia Berarti Bagi Orang Banyak
Bandung (SIB)- Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM, setelah lulus Pendidikan Lemhanas  nanti, akan mengabdikan wawasan dan pengetahuannya di Sumatera Utara. Hal itu disampaikannya usai acara pembukaan pendidikan Lemhanas Angkatan ke -52 hari Selasa (1/4) di Jakarta. 

Hendrik, putra pasangan   Binsar Sitompul  (penyanyi anggota Parisma ’71) dan Polonia Br Tobing, berusaha menjadi orang yang berarti. Seperti diketahui, dia satu-satunya putra asal Sumatera Utara  lulus menjadi Calon Peserta Program Pendidikan Reguler dan Program Kerja Anggaran Lembaga Ketahanan Nasional (PPRA) RI  Angkatan ke 52.

Pendidikan akan dilaksanakan di Gedung Dwiwarna Purwa Lemhana RI Jakarta Pusat dengan lama pendidikan 6 bulan di kampus dan 1,5 bulan di luar kampus. Surat yang ditandatangani Sekretaris Utama Lemhanas RI Drs Chandra Manan Mangan MSc itu berisi daftar peserta yang terdiri dari PNS dan yang non PNS sebanyak 45 orang yang berasal dari berbagai provinsi dan merupakan perwakilan dari lembaga instansi dan organisasi. Sementara peserta  TNI dan Polri sebanyak 40 orang.

Saat ditemui wartawan, Hendrik menyatakan kebanggaannnya setelah melalui 3 tahap seleksi dan akhirnya dinyatakan sebagai satu-satunya perwakilan dari Sumut  mengikuti pendidikan tertinggi untuk para calon pemimpin bangsa itu.

Diakuinya tahapan seleksi sangat ketat mulai dari test Potensi Akademik, Psikotest Interview (record dalam karir, visi dan misi) dan puncaknya test Pantohir. Kebanggaan lain yang dirasakan Hendrik,  bahwa kesertaannya dalam pendidikan itu merupakan perwakilan dari Ikatan Sarjana Katolik,  saat ini dia menjabat sebagai Ketua Umum DPD Ikatan Sarjana Katolik Sumut (ISKA).

Proses yang sangat sulit dan berat itu mampu dilaluinya sehingga   terpilih seorang dari 250 orang peserta yang mengandalkan kemampuan wawasan, pengetahuan tentang perekonomian, politik, sosial budaya. Yang menurutnya bahwa pendidikan Lemhanas merupakan pendidikan terhormat dan tertinggi di negara  ini dan merupakan pendidikan bagi para calon pemimpin bangsa dan negara.

Motto Hendrik adalah  “kesuksesan berarti menjadi berkat bagi orang lain, berguna  bagi sesama” telah menghantarkannya untuk mengikuti pendidikan terhormat dan monumental.            

“Saya tidak  berkeinginan  menjadi orang hebat dan populer  tetapi senantiasa ingin  menjadi orang yang berarti”, ujarnya.


Menyikapi keikutsertaannya dalam pendidikan bergengsi ini, Hendrik yang mempersunting Ir Rospita T. Br Marpaung MM, mengatakan semua langkah itu akan  bermuara untuk pengabdian, disela-sela kesibukannya menjalankan bisnis pendistribusian BBM di seluruh Indonesia selama ini. (G3/ r)
 
Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 7 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru