Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Marzuki Usul Peserta Konvensi Ditawarkan ke Parpol Lain

*Buka Peluang Koalisi PD-Gerindra
- Sabtu, 12 April 2014 17:22 WIB
391 view
 Marzuki Usul Peserta Konvensi Ditawarkan ke Parpol Lain
Jakarta (SIB)- Partai Demokrat tak mungkin mengusung peserta konvensi sebagai capres karena perolehan suaranya cukup rendah. Wakil Ketua Majelis Tinggi Marzuki Alie menyarankan agar peserta konvensi ditawarkan ke partai lain.

"Menurut pandangan saya, kita kembalikan pada ketua majelis tinggi untuk melakukan komunikasi politik dengan partai lain, silakan tawarkan saja peserta konvensi," kata Marzuki dalam diskusi di Galeri Cafe, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/4).

Pria yang juga menjadi salah satu peserta konvensi ini sadar bahwa Partai Demokrat tak mungkin mengusung capres sendiri. Sehingga menurutnya, lebih logis jika SBY sebagai ketua majelis tinggi menjual peserta konvensi ke parpol lain.

"Konvensi kan mencari calon presiden. Tapi posisi sekarang memang agak susah ya karena kita tidak bisa mengusung sendiri," ucapnya.

Namun menurutnya Demokrat harus benar-benar memikirkan ke mana akan menawarkan peserta konvensi. Jangan sampai koalisi tersebut hanya sebagai penggembira pemilu.

"Koalisi ini tentu kita ingin menang. Kalau kalah ngapain," ucap Marzuki.

Buka Peluang Koalisi PD-Gerindra

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie mengatakan peluang koalisi antara Demokrat dan Gerindra sangat mungkin terjadi. Sebab sebelumnya Prabowo Subianto dan SBY telah beberapa kali mengadakan pertemuan.

Selain itu, keduanya juga sama-sama berlatar belakang militer, sehingga arah pemikirannya tak jauh berbeda. "Sejauh ini komunikasi bagus, apalagi mereka satu angkatan," kata Marzuki.

Marzuki mengatakan, koalisi yang dibentuk oleh Demokrat tidak boleh salah pilih. Selain searah ideologi, sasaran koalisi adalah kemenangan.

"Percuma bicara idealisme, ada sikap yang harus diambil yaitu kompromi untuk mewujudkan idealisme itu. Kalau kalah ngapain," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengakui adanya komunikasi khusus antara Prabowo dan SBY tersebut. Namun menurutnya, Gerindra masih menjajaki koalisi dengan beberapa partai lain.

"Tapi ada komunikasi terbuka juga PPP. Ini semua penjajakan, bila Pak Prabowo diberi mandat, maka kombinasi yang dibangun harus positif," katanya.

Suhardi menjelaskan, syarat koalisi dengan Gerindra harus menyetujui program 6 aksi partainya itu. "Saya kira penjajakan ke segala arah. Partai-partai yang setuju membuat peluang semakin lebar dengan komunikasi lebih jauh," tutupnya. (detikcom/f)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 12 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru