Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Dubes RI Dapat Gelar Visiting Professor dari Universitas di Rusia

- Senin, 10 September 2018 12:40 WIB
545 view
Jakarta (SIB) -Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi dianugerahi gelar Visiting Professor of International Relations dari National Research Tomsk State University (TSU). Penghargaan diberikan TSU atas kontribusi Dubes Wahid di bidang hubungan internasional, khususnya dalam pengembangan kerja sama antara Indonesia dengan Rusia.

Presiden TSU, Georgiy Mayer mengatakan, Wahid punya peran besar dalam mengembangkan kerja sama bilateral antara Indonesia denan Rusia. Wahid juga menjadi Dubes asing pertama yang diberikan penghargaan tersebut oleh TSU.

"Tomsk State University senang dan bangga melihat Duta Besar Wahid Supriyadi sebagai guest lecturer," kata Presiden TSU, Georgiy Mayer dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/9).

Penghargaan yang diberikan kepada Dubes Wahid bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-140 TSU. Usai diberikan penghargaan, Wahid diberi kesempatan untuk memberikan sambutan.

Di hadapan Georgy Mayer, pengajar, serta mahasiswa, Wahid memaparkan tantangan yang dihadapi Indonesia dan Rusia. Menurut Wahid, kesulitan Indonesia-Rusia yakni membangun image building, karena sebagian besar masyarakat dunia, termasuk Indonesia, masih menganggap Rusia sebagai kelanjutan dari Uni Soviet yang komunis dan masyarakatnya tertutup.

"Saya yakin Festival Indonesia dapat mempersempit jarak kesalahpahaman dan mispersepsi antara kedua bangsa yang besar ini. Hubungan antar masyarakat merupakan kunci utama, sebagaimana peribahasa Indonesia, yaitu tak kenal maka tak sayang", kata Wahid.

Diharapkan, lewat Festival Indonesia di Rusia bisa menghapus stigma tersebut dan memperkenalkan Tanah Air di Eropa. Ditambah selama dua kali penyelenggaraan festival sebelumnya, tahun 2017 perdagangan Indonesia dan Rusia mengalami peningkatan 25 peren menjadi sebesar USD 3,27 milyar, wisatawan Rusia ke Indonesia meningkat 37 persen menjadi 110.500 orang dan sebaliknya jumlah wisatawan Indonesia yang pergi ke Rusia sekitar 20 ribu orang. (detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru