Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Setiap Tahun, Sekitar 514 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor

- Rabu, 22 Januari 2014 12:47 WIB
224 view
Setiap Tahun,  Sekitar 514 Orang Tewas  Akibat Banjir dan Longsor
Jakarta (SIB)- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, bahwa tren bencana banjir dan longsor di Indonesia terus meningkat. Pada 2003, ada 266 kejadian banjir dan longsor, sedangkan pada 2013 ada 822 kejadian. Dalam 11 tahun terakhir bencana banjir dan longsor terbanyak pada 2010 yaitu 1.433 kejadian, Selasa (21/1).

Seperti disiarkan Metro Tv, total bencana banjir dan longsor selama 2003-2013 sebanyak 6.288 kejadian atau 572 per tahunnya. Dampak yang ditimbulkan akibat banjir dan longsor juga cukup besar. Total korban tewas selama 2003-2013 ada 5.650 jiwa atau rata-rata 514 jiwa tewas per tahunnya. Sebanyak 1,5 juta jiwa rata-rata mengungsi dan menderita.

"Sesungguhnya bencana bansor adalah akibat dari semua faktor penyebabnya. Faktor antropogenik lebih dominan jika dibandingkan dengan faktor alam. Pola hujan memang telah berubah makin tinggi intensitasnya. Tapi bertambahnya jumlah penduduk, urbanisasi, konversi lahan, rendahnya kesadaran membuang sampah, tata ruang, minimnya konservasi tanah dan air dan lainnya menjadi penyumbang utama meningkatnya kerentanan banjir," ujar Sutopo.

Hal itu tecermin dari daerah aliran sungai (DAS) yang kritis di Indonesia. Disebutkan, ada sekitar 68 DAS kritis. Daya dukung lahan yang sudah terlampaui, di antaranya Jawa sejak 2006. Degradasi hutan masih cukup tinggi. Di Indonesia pada 2008 tutupan hutan 49,4% lalu 2012 menjadi 47,7%. Di Jawa hutan hanya ada sekitar 16,1%, padahal idealnya 30% dari luas keseluruhan. (DIK5/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru