Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

SBY Instruksikan Kader Partai Demokrat "Jual" Kesuksesan Pemerintah

* Seluruh Kader Harus Dekat dengan Media
- Sabtu, 25 Januari 2014 09:20 WIB
470 view
SBY Instruksikan Kader Partai Demokrat
SIB/int
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono
Medan (SIB)- Soesilo Bambang Yudoyono  mengajak semua pihak, terutama media massa agar tetap berimbang dan adil dalam menyuarakan keberhasilan yang diraih Partai Demokrat, karena selama ini terkesan berlebihan "menghabisi" Partai Demokrat. "Kita ajak seluruh kader untuk terus dekat dengan media dan menyampaikan program-program kampanye melalui media," katanya.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden RI ini juga menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk ikut mengawasi sekaligus menyukseskan 7 kebijakan pemerintahan SBY untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pengungsi erupsi Gunung Sinabung, agar kebijakan itu membawa kebaikan bagi warga masyarakat yang sudah lama menderita di pengungsian.

Instruksi tersebut secara tegas disampaikan SBY dihadapan ribuan kader Partai Demokrat se-Sumut dalam acara "temu kader Partai Demokrat" yang digelar di Hermes Place, Jumat malam (24/1) yang dihadiri seluruh pengurus, kader maupun simpatisan, para anggota DPR-RI asal Sumut, anggota DPRD Sumut, DPRD Kabupaten/Kota  dari Partai Demokrat.

"Saya instruksikan, tolong sukseskan 7 kebijakan penting pemerintahan SBY ini. Harus didukung penuh oleh Partai Demokrat. Anggarannya tidak sedikit, mencapai ratusan miliar. Ini semua gunanya membangun perekonomian saudara-saudara kita yang terkena erupsi Gunung Sinabung, agar membawa perubahan bagi mereka," ujar SBY.

SBY juga secara tegas menyatakan, bahwa dirinya sangat mencintai rakyat dan rakyat juga masih mencintai serta menghormati pemimpinnya, terbukti sepanjang jalan perjalanannya dari Medan ke Tanah Karo dan sebaliknya. Begitu juga perjalanan menuju Bandara KNIA (Kuala Namu Internasional Airport), di sepanjang jalan yang dilaluinya, terlihat ratusan ribu masyarakat mengelu-elukannya.

"Itu apa artinya, ternyata saudara-saudara kita masih menerima dan mencintai pemimpinnya. Kalau mereka menghormati pemimpinnya, saya lebih menyayangi dan mencintainya. Perlu diingat, mereka konstituen kita, mari kita ajak untuk bersama-sama membangun bangsa ini," tegas SBY sembari mengajak seluruh kader untuk tetap mendekati rakyat.

Dalam arahannya, SBY juga menginstruksikan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat agar mensosialisasikan keberhasilan-keberhasilan yang dicapai pemerintahan SBY. Misalnya di bidang pembangunan di Sumut, seperti Bandara KNIA yang merupakan perjuangan di masa pemerintahan SBY.
"Masyarakat Sumut harus bersyukur sudah memiliki Bandara megah. Dengan berdirinya bandara tersebut, tentunya akan meningkatkan perekonomian dan daerah ini akan berkembang pesat, kesejahteraan akan semakin meningkat. Tugas kader Partai Demokrat mengingatkan dan membisikkan kepada masyarakat agar tidak lupa, bahwa berdirinya bandara ini dimasa pemerintahan SBY," ujarnya.

Tantangan
Dalam arahannya, SBY juga menyampaikan tantangan Partai Demokrat ke depan sangat berat. Mengapa? karena elektabilitas Partai Demokrat belum pulih, dikarenakan adanya sejumlah oknum pengurus yang melakukan korupsi dan lawan-lawan politik partai maupun media massa masih terus "menyerang" SBY dan keluarganya.  
 
SBY mencontohkan, ketika ia berada di Kabanjahe ditengah-tengah pengungsi ada yang menebar fitnah, bahwa tenda SBY seharga Rp15 miliar. Tapi ternyata, tenda yang SBY gunakan hanya seharga Rp60 juta yang kerap dipakai para TNI dan kualitasnya lebih rendah sedikit daripada tenda-tenda yang digunakan para menteri.

"Saya himbau agar seluruh kader tetap hati-hati, karena sampai sekarang kita terus diserang oleh lawan-lawan politik kita dengan berbagai macam cara, agar Partai Demokrat semakin buruk dimata masyarakat. Mari terus berjuang, agar elektabilitas kita yang berada dibawah 15 persen sesuai hasil survey bisa kembali terangkat, dengan catatan para Caleg maupun kader bekerja siang dan malam dengan melakukan blusukan ke masyarakat," ujar SBY.

Disampaikan SBY, Partai Demokrat harus mencari strategi yang handal untuk kembali meraih kemenangan di Pemilu 2014. Kalau dulu Partai Demokrat menang karena bendera partai "bersinar" dan "menjual" nama SBY, sekarang yang harus "dijual" keberhasilan pemerintahan SBY, agar masyarakat tidak lupa.

"Rajinlah mengingatkan keberhasilan pemerintahan SBY ke masyarakat. Dulu SBY dan bendera partai "menolong" suara partai, sekarang harus caleg menolong suara partai. Sekarang yang dijual bukan capres Partai Demokrat, tapi para caleg serta keberhasilan pemerintahan SBY," ujarnya sembari disambut riuh tepuk tangan para kader dan simpatisan partai yang memadati aula pertemuan.

SBY juga mengingatkan para kader partai agar menyampaikan 7 hal keberhasilan pemerintahan SBY ke masyarakat, yakni telah berhasil mengukir prestasi yang nyata. Bukan seperti pemerintahan yang lain, hanya memberi janji-janji ke masyarakat.

Selain itu, katanya, sampaikan kepada masyarakat, bahwa  Partai Demokrat akan terus melanjutkan dan meningkatkan program pro rakyat, yakni penyaluran beras miskin, BLT (bantuan langsung tunai) dan lainnya. Partai Demokrat juga akan mencalonkan presiden yang sanggup dan mampu melanjutkan program SBY dan akan mengajukan calon presiden yang mampu memimpin Indonesia.

"Yang perlu ditekankan kepada masyarakat, Partai Demokrat tidak akan mengumbar janji, tapi member bukti kepada rakyat," ujar Presiden sembari mengingatkan bagi lawan-lawan politik partainya untuk mengakhiri menuduh Demokrat partai korup, karena itu 100 persen tidak benar, sebab masih lebih korup partai lain dibandingkan dengan partai berlambang mercy ini.

SBY justru menuduh partai lain lebih korup dari Partai Demokrat, terbukti, berdasarkan data kasus yang ditangani kepolisian dan Kejaksaan, justru partai lain yang lebih besar melakukan korupsi, yakni antara 25,74 persen hingga 43,56 persen. Sedangkan Partai Demokrat 9,9 persen. Begitu juga data yang ditangani KPK, partai lain mencapai 24 hingga 36 persen, tapi Partai Demokrat hanya 19 persen.

Sebelumnya, Ketua panitia "temu Kader" Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun meminta SBY menyampaikan arahan kepada seluruh kader, agar bisa "berbenah, mengevaluasi serta mengatur strategi untuk meraih kemenangan di Pemilu 2014. Hadir dalam pertemuan itu, tokoh nasional Jenderal (Purn) TB Silalahi, Ketua Harian DPP Partai Demokrat H Syarif Hasan, Sekjen Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono, anggota DPR-RI, Ketua dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut HT Milwan, Drs Tahan M Panggabean, MM, Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Ir Jhon Hugo Silalahi, MM dan lainnya.(A4/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru