Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Harga CPO Mampu Naik di Atas 3000 RM/Ton

Redaksi - Senin, 21 September 2020 18:04 WIB
522 view
Harga CPO Mampu Naik di Atas 3000 RM/Ton
Internet
Kelapa Sawit CPO
Medan (SIB)
Harga CPO kembali mengalami penguatan seiring dengan banyaknya sentimen positif yang mengguyur pasar. Salah satu di antaranya harga CPO untuk kontrak pengiriman Desember yang di akhir pekan di atas 3.000 Ringgit Malaysia (RM) per ton, atau berkisar 3.050 RM per ton.

"Kenaikan harga CPO ini dipengaruhi konsumsi dari China yang mengalami peningkatan," ungkap Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin, Minggu sore (20/9).

Akan tetapi ,katanya, untuk harga CPO pada 17 September masih dijual di kisaran harga 2.975 RM per tonnya.

Memang naik dalam 5 hari harga CPO di perdagangan terakhir. Kinerja harga CPO membaik seiring dengan stok yang masih sedikit serta tingginya konsumsi CPO di China.

Disebutnya, awal Oktober nanti China akan mengadakan pesta perayaan musim gugur dan minggu emas. Sementara itu, di sisi lainnya harga kedelai yang mengalami kenaikan dari kisaran 34 dolar AS mendekati 36 dolar AS per kwintal dalam dua hingga 3 hari perdagangan sebelumnya.

Sebenarnya CPO bisa saja mengalami kenaikan lanjutan seandainya permintaan CPO dari India terjadi. Akan tetapi tingginya jumlah pasien yang terinfeksi Covid -19 membuat harga CPO susah berlanjut. Padahal India akan mengadakan Festival Depawali yang selalu dibarengi dengan tren permintaan CPO yang meningkat.

Akan tetapi, sebut Gun, saat ini justru pelaku pasar mengkuatirkan bahwa perayaan tersebut sepertinya tidak akan berlangsung semeriah tahun tahun sebelumnya, atau bahkan mungkin tidak ada perayaan sama sekali.

Angka pasien positif Covid-19 yang telah mencapai lebih dari 5 juta jiwa justru membuat pelaku pasar memperkirakan India akan kembali melakukan lockdown.

Dan harga CPO pada dasarnya belakangan ini tidak mendapatkan dukungan dari mata uang dolar AS yang melemah belakangan ini. Mata uang RM yang mengalami penguatan justru menjadi penahan tren kenaikan harga CPO. Termasuk juga mata uang Rupiah yang belakangan juga mengalami penguatan terhadap dolar AS yang membuat pendapatan eksportir CPO mengalami penurunan, imbuhnya. (M2/a)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru