Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 23 April 2026

BNPB Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Kabupaten Tapteng dan Aceh Tamiang, Suharyanto: Tidak Bentuk Cash

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 21 April 2026 17:40 WIB
750 view
BNPB Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Kabupaten Tapteng dan Aceh Tamiang, Suharyanto: Tidak Bentuk Cash
Foto: harianSIB.com / Rosianna Anugerah Hutabarat
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (tengah) didampingi Wabup Mahmud Efendi (kiri) saat diwawancarai di depan Gedung Serbaguna Pandan, Selasa (21/4/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana ekologis 2025 lalu.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengonfirmasi bahwa penyerahan bantuan stimulan rumah rusak, rusak ringan dan sedang dilakukan serentak di dua kabupaten, yaitu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Aceh Tamiang.

Dia mengungkapkan, untuk Tapanuli Tengah ini adalah bantuan stimulan perbaikan rumah rusak yang pertama sementara Aceh Tamiang ini adalah penyaluran kali kedua.

"Karena kita proses setelah datanya ada. Apakah nanti ada satu tahap dua tahap atau lebih, ya nanti kita layani," ucap Suharyanto didampingi Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi saat diwawancarai awak media di depan Gedung Serbaguna Pandan, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:
Dia menegaskan bahwa penyaluran bantuan stimulan di Tapteng ini bukanlah yang terakhir kalinya sebab masih banyak korban bencana yang belum tercover.

"Tapi jangan khawatir, bukan mereka ini dilupakan, tetapi tunggu giliran saja.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BNPB Janjikan Warga Sibuluan Indah Terdaftar Penerima Jadup
BNPB Kucurkan Rp1,5 Miliar, 91 Rumah Warga Nisel Diperbaiki
Wabup Tapteng Minta Pendataan Rumah Rusak Akibat Bencana Harus Sesuai Fakta
Penanganan Pascabencana Humbahas Butuh Anggaran Rp 467 Miliar Lebih
Di Tapanuli, Hashim Peringatkan Perubahan Iklim Global Picu Bencana Berulang di Indonesia
Kemenhut Audit 24 Izin HPH–HTI Diduga Picu Bencana Ekologis Sumatera
komentar
beritaTerbaru