Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Tradisi Gotong Royong Kembali Digerakkan untuk Kebersihan Lingkungan di Wilayah Kaldera Toba

Redaksi - Selasa, 22 September 2020 17:10 WIB
435 view
Tradisi Gotong Royong Kembali Digerakkan untuk Kebersihan Lingkungan di Wilayah Kaldera Toba
Foto Dok/ Flansius Tampubolon
Gotong Royong: Tim Pengabdian Masyarakat USU dipimpin Dosen, Drs Flansius Tampubolon, M.Hum foto bersama usai menggelar penyuluhan tentang menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui gotong royong di sekitar wilayah Kaldera Toba Desa Pangambatan, K
Merek (SIB)
Seperti kata pepatah. “kebersihan pangkal kesehatan” dan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya petugas kebersihan, namun menjadi tanggung jawab semua warga. Hal itulah yang dilakukan Dosen Program Studi Sastra Batak Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Flansius Tampubolon M.Hum beserta tim dengan melakukan gotong royong dan penyuluhan tentang “Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan terhadap Kebersihan Lingkungan dengan Menggerakkan Kembali Tradisi Gotong Royong” di Desa Pangambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, khususnya wilayah Kaldera Toba pada Jumat dan Sabtu (4-5/9) yang dihadiri oleh masyarakat Desa Pangambatan.

Tujuan pengabdian masyarakat Dosen Mengabdi USU ini mengajak seluruh masyarakat sekitar Kecamatan Merek, khususnya di Desa Pangambatan sebagai tujuan destinasi wisata di Tanah Karo untuk secara aktif dan proaktif peduli akan lingkungannya terutama dalam menggerakkan kembali tradisi gotong-royong. Melalui pengabdian ini tercipta masyarakat yang bekerjasama untuk peduli kebersihan dan rasa nyaman sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata di Desa Dokan.

Mewakili Kepala Desa Pangambatan, Jonius Simanjorang mengatakan kelompok masyarakat di Desa Dokan sangat menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Dosen USU ini.

"Harapannya, semoga dapat berlanjut dan berkesinambungan setiap tahunnya. Kita ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Flansius Tampubolon yang telah memberikan pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat Desa Pangambatan, Kecamatan Merek ini," ujarnya

Sementara itu Flansius Tampubolon, menyampaikan bahwa melalui penyuluhan tradisi gotong-royong terhadap kebersihan lingkungan destinasi wisata, sekaligus dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan menggerakkan kembali tradisi gotong-royong.

“Melalui pelatihan lapangan ini masyarakat berbasis gotong-royong dan pembinaan budaya hidup sehat seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan di Desa Pangambatan,” terangnya, Jumat pekan lalu di Desa Pangambatan.(Rel/R14/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru