Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Sejak Awal Tahun Harga Bahan Pokok Bertahan Mahal

Redaksi - Senin, 11 Januari 2021 17:07 WIB
969 view
Sejak Awal Tahun Harga Bahan Pokok Bertahan Mahal
Foto: Antara/Adeng Bustomi
Ilustrasi
Medan (SIB)
Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Medan pada awal tahun ini masih bertahan mahal.

Pantauan SIB, Minggu (10/1), harga cabai merah di tingkat pengecer Rp 50.000 per Kg, cabai rawit Rp 65.000 per Kg, bawang merah Rp 28.000, bawang putih Rp25.000 per Kg.

"Harga jual di tingkat grosir misalnya di MTTC Jalan Pancing, harga cabai merah Rp 40.000 per Kg, cabai rawit Rp55.000 per Kg dan bawang merah serta bawang putih masing-masing Rp22.000 dan Rp20.000. Kami naikkan harga jual karena harus ada untung," ujar Ny Leny Saragih, salah seorang pedagang di Jalan Purwosari kepada SIB Minggu (10/1).

Katanya, kalau pembelian eceran tidak dalam satuan kiloan harga jualnya bisa makin mahal lagi

Harga telur juga mahal biasanya Ro 1.700 per butir menjadi Rp2.000 per butir.

Diakui, sejak adanya kenaikan harga bahan pokok akhir-akhir ini, daya beli konsumen menurun.

Sementara, data dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumut menyebutkan, Jumat (8/1) kenaikan harga cabai tersebut disebabkan penurunan produksi di beberapa sentra yang mengalami curah hujan tinggi sebagai dampak fenomena La Nina.

Begitu juga harga telur ayam ras mengalami kenaikan dipengaruhi belum pulihnya produksi peternak lokal akibat kapasitas usaha yang menurun pasca Covid-19.

Di sisi lain, penurunan harga bawang merah seiring dengan rendahnya permintaan menahan laju inflasi lebih lanjut.

Diketahui, Desember 2020, Sumatera Utara mengalami inflasi sebesar 0.75% (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat 0,33% (mtm) dan di atas pola historis rata-rata tiga tahun terakhir yang deflasi -0.25% (mtm).

Secara spasial, kenaikan inflasi terjadi di kelima kota IHK dengan Kota Gunung Sitoli mencatat inflasi tertinggi di seluruh Indonesia sebesar 1.87% (mtm).

Inflasi bersumber dari komponen makanan, minuman, dan tembakau, terutama cabai merah, cabai rawit dan telur ayam ras. (M2/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru