Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Stok 32 Ton, Bisnis Daging Sapi Aman di Medan

Redaksi - Senin, 25 Januari 2021 17:25 WIB
553 view
Stok 32 Ton, Bisnis Daging Sapi Aman di Medan
Liputan6.com/Angga Yuniar
Ilustrasi
Medan (SIB)
Saat ini Bulog Divre Sumatera Utara masih berbisnis daging sapi dan daging kerbau beku masing-masing harga Rp90.000 dan Rp80.000 per Kg.

Kedua jenis daging tersebut bisa melalui RPK (Rumah Pangan Kita), Kantor Bulog dan di swalayan. "Pembelian dalam jumlah banyak bisa berkurang harganya," ungkap Humas Bulog Divre Sumut Karni Lubis, Jumat malam (22/1).

Disebutnya, bisnis daging sapi maupun daging kerbau beku di Medan aman dan wajar-wajar saja. Tidak seperti di Jakarta dimana harga jual daging sapi sempat bergejolak karena harganya mahal.

Mengenai stok daging sapi yang dijual Bulog, sebut Karni hingga kini mencapai 10 ton dan stok daging kerbau beku 22 ton.

Dia belum bisa menyebutkan apakah masih akan didatangkan daging sapi maupun daging kerbau ke Sumut. Yang jelas kualitas daging tersebut cukup baik, ujarnya.

Pembeli daging kerbau beku impor maupun daging sapi selain konsumen juga pemilik restoran, RPK (Rumah Pangan Kita ) serta pemilik pasar mewah yang tentunya mempunyai alat pendingin.

Permintaan daging yang dijual Bulog biasanya saat menghadapi hari-hari besar keagamaan (H2BK) sangat diminati konsumen. Ada yang datang langsung ke Kantor Bulog Jalan Gatot Subroto Medan.

Menurutnya, daging impor tersebut kualitasnya cukup baik dan sebelum dimasak ditiriskan selama 4 jam agar airnya cair dan dagingnya lembut

Sementara itu, pantauan SIB dalam sepekan ini harga daging sapi di sejumlah pasar di Medan Rp110.000 hingga Rp 115.000 per Kg.

Menyinggung stok beras di gudang-gudang Bulog, menurut Karni, stok beras cukup untuk alokasi 3 hingga 4 bulan ke depan.

Harga beras di pasar masih stabil, buktinya belum ada daerah yang meminta OP(Operasi Pasar). Bulog prinsipnya menstabillan harga beras di pasar jika terjadi kenaikan harga.

"Tapi memang ada rencana Bulog mendatangkan beras secara mobnas ke daerah ini," ujarnya. (M2/a)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru