Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026
Hingga Nopember 2020

Realisasi Pupuk Bersubsidi di Sumut 336.459,4 Ton

Redaksi - Selasa, 26 Januari 2021 16:59 WIB
475 view
Realisasi Pupuk Bersubsidi di Sumut 336.459,4 Ton
FaktualNews.co/Istimewa
ilustrasi pupuk bersubsidi.
Medan (SIB)
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara mengatakan,realisasi penyaluran pupuk bersubsidi Sumatera Utara kepada para petani sejak Januari hingga Nopember 2020 sebanyak 336.459,49 ton.

Sedangkan alokasi kebutuhan pupuk setàhun sebanyak 356.663 ton. Hal itu diungkapkan Kadis melalui Kasi Pupuk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Heru Suwondo,Senin petang (25/1).

Dikatakan, total kebutuhan pupuk tahun 2020 sebanyak 356.663 ton dengan rincian jenis pupuk urea sebanyak 148.426, ton dengan realisasi 144.093,15 ton atau 97,08 %.

Kemudian jenis SP-36 sebesar 36.932 ton dengan realisasi 34.344,25 ton atau 92,99 %, jenis ZA sebanyak 37.555 ton, realisasi 35.830,01 ton atau 95, 41 %, jenis NPK 114.112 ton,realisasinya 105.900,98 ton atau 92,80 % dan pupuk organik 19.638 ton,realisasinya 16.292,10 ton atau 82,96 %

Dari semua jenis pupuk tersebut terbanyak jenis urea sebanyak 144.093,15 ton.

Dari 32 kabupaten/ kota di Sumut yang menerima pupuk tersebut tertinggi serapannya untuk jenis urea yakni Kabupaten Dairi, Padangsidimpuan dan Pakpak Bharat.

Kemudian SP36 Nias Barat, Padang Lawas Utara dan Labuhan Batu. Jenis ZA Labuhan Batu Selatan dan Padang Lawas Utara. Jenis NPK Samosir, Labuhan Batu dan Humbahas. Sedangkan jenis organik yakni Kabupaten Nias, Labuhan Batu dan Tapanuli Selatan.

Diakuinya, data pupuk bersubsidi masih belum lengkap.Artinya belum semua masuk ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut." Mudah-mudahan segera masuk datanya secara keseluruhan, ujarnya.

Heru menjelaskan,penyaluran pupuk bersubsidi diberikan selektif dengan menggunakan sistem RDKK (Rencàna Definitif Kebutuhan Kelompok)

Artinya,penerima subsidi pupuk yang tergabung dalam kelompok tani lebih dulu mengajukan RDKK agar tepat sasaran.

Ditanya apakah petani sudah mengetahui tata caranya. Heru mengaku sudah, karena mereka lebih dulu diberi sosialisasi.
"Para petani lebih dulu tergabung dalam kelompok tani,"ujarnya.

Ia menambahkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi Sumut Tahun 2019 pencapai realisasi pupuk urea 100% yakni dengan 115.745,75 ton dari alokasi 115.750,00 ton, SP-36 realisasi sebanyak 49.287,65 ton atau 97,39 % dari alokasi 50.610,00 ton.

Pupuk ZA realisasi 47.963,30 ton atau 96,90 % dari alokasi 49.500 ton. Pupuk NPK realisasi 87.191,15 ton atau 99,97 % dari alokasi setahun sejumlah 87.220 ton.

Untuk pupuk organik realisasi 16.526,39 ton atau 97,33 % dari alokasi 16.980 ton.

Adapun daftar harga masing-masing jenis pupuk bersubsidi, yakni pupuk urea Rp 1.800 per Kg , pupuk SP-36 Rp 2.000 per Kg, pupuk ZA Rp 1.400 per Kg, pupuk NPK Rp 2.300 per Kg dan pupuk organik Rp 500 per Kg.(M2/c)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru