Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Pakar Rekomendasikan Priyo Budi Santoso Sebagai Calon Ketua Umum Golkar

- Jumat, 14 November 2014 10:33 WIB
237 view
Jakarta (SIB)- Para pakar dan opinion leader mengunggulkan Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso untuk direkomendasikan sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Golkar lima tahun ke depan.

"Dibandingkan dengan Calon Ketua Umum lainnya, survei Poltracking mengunggulkan Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso paling direkomendasikan para pakar untuk menjadi Ketua Umum," kata peneliti Poltracking, Arya Budi kepada wartawan, Kamis kemarin (13/11) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Dikatakan, Poltracking menggunakan metode focus group discussion serta meta analisis yang melibatkan 173 pakar akademisi di bidang sosial politik dan humaniora.

Survei menilai 8 calon Ketua Umum Partai Golkar, yaitu Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Y Thohari, Agung Laksono, MS Hidayat, Agus Gumiwang Kartasasmita, Airlangga Hartarto, Aburizal Bakrie dan Zainudin Amali.

"Dari 10 aspek yang disurvei, Priyo selalu menduduki peringkat pertama untuk 9 kategori. Hanya di aspek integritas dan rekam jejak, Priyo menempati urutan dua," kata Arya Budi sembari menyebutkan dari hasil survei itu disimpulkan bahwa Priyo Budi Santoso mendapat skor 6.51 poin dari 10 poin yang ditentukan. Dengan demikian, Priyo merupakan salah satu tokoh muda Golkar yang bisa direkomendasikan menjadi calon Ketua Umum. 

Menurutnya, Priyo unggul dalam aspek kompetensi dan kapabilitas dengan perolehan skor 6.53, visi dan gagasan 6.44, komunikasi elite 6.91, komunikasi publik 6.75, akseptabilitas publik 6.39, pengalaman dan prestasi memimpin 6.63, kemampuan organisasi partai 6.45, kemampuan memimpin koalisi partai 6.70 dan kemampuan memimpin pemerintahan dan negara 6.12 poin. Total, dari semua penilaian aspek tersebut, Priyo Budi Santoso mengumpulkan 19.05 persen.

Sementara calon-calon lain Hajriyanto Y Thohari memiliki total skor penilaian (6,31), Agung Laksono (6,03), MS Hidayat (5,59), Agus Gumiwang Kartasasmita (5,8), Airlangga Hartarto (5,73), Aburizal Bakrie (5,61) dan Zainudin Amali (4,98).

Arya Budi berharap,  penilaian pakar ini perlu diapresiasi untuk objektifikasi survei. Karena, disamping incumbent, juga ada figur lain di luar itu yang menjadi kandidat. 

Anehnya, ujar Arya, dari hasil survei Poltracking ini, mayoritas pakar dan opinion leaders tidak lagi menginginkan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk periode kedua, yakni sebesar 52,03 persen.

Dikonfirmasi terkait hasil survei ini, Priyo mengatakan berterima kasih dan merasa tersanjung. Namun yang menentukan adalah para pimpinan DPD I dan DPD II dan ketua umum ormas pendiri dan didirikan se-Indonesia. Sebab, merekalah pemegang hak suara dan penentuan masa depan Golkar. (G1/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru