Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Sebelum Pulang ke Indonesia, Jokowi Blusukan ke Pelabuhan Brisbane

- Senin, 17 November 2014 20:53 WIB
353 view
Brisbane (SIB)- Presiden Joko Widodo menyempatkan diri blusukan di Brisbane sebelum pulang ke Indonesia. Tempat yang ditinjau adalah Pelabuhan Brisbane.

Kunjungan Jokowi berlangsung selama satu jam. Ada dua lokasi yang dipantau, yakni ruang kantor dan pusat monitoring pelabuhan, Minggu (16/11).
Sejumlah menteri dari pemerintahan Australia tampak menyambut Jokowi. Kemudian sebagian dari mereka mengantar dan menjelaskan soal pelabuhan tersebut.

Sejak di Beijing Tiongkok, Jokowi memang sudah tertarik meninjau pelabuhan. Hal ini terkait dengan rencananya untuk membangun 24 pelabuhan selama 5 tahun pemerintahannya, sesuai dengan poros maritim yang digaungkannya.

Setelah puas blusukan, Jokowi mengikuti penutupan KTT G-20 lalu menuju bandara untuk kembali ke Indonesia. Dijadwalkan Presiden akan tiba di Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB.

Bertemu Kanselir Jerman
Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, sebelum terbang kembali ke Tanah Air seusai menghadiri KTT G-20. Pertemuan yang digelar di Gambaro Hotel, 29 Caxton Street Brisbane itu banyak membicarakan soal transfer teknologi bidang pertahanan hingga ISIS.

"(Materi pembicaraan terkait) Industri pertahanan. Yang lain standar ada infrastruktur, maritim area, membicarakan foreign fighters, ISIS, climate change," kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Pelabuhan Brisbane, Australia.

Andi menerangkan, kerja sama industri pertahanan itu sudah dimulai dengan pembelian tank Leopard dari Jerman dan diharapkan berlanjut dengan kerja sama lain yang memungkinkan transfer teknologi pertahanan dari Jerman ke Indonesia.

"Enggak (spesifik), secara luas saja di industri pertahanan terutama kalau ada yang bisa dilakukan di sektor maritim untuk di industri pertahanan," ujarnya.

"Ada pelibatan dengan industri strategis nasional," imbuh Andi.

Selain soal industri pertahanan, Jokowi dan Merkel juga bicara kerja sama bidang maritim infrastruktur. Tema yang diangkat konsisten power plant energy, infrastruktur jalan kereta api dan jalan maritim.

"Lalu menyampaikan tentang ISIS bahwa Indonesia negara Islam terbesar dan terbuka, sehingga Islam dan demokrasi di Indonesia bisa sejalan. Ada 60-70 orang Indonesia yang terlibat di Suriah untuk menjadi foreign fighters, meminta kerja sama penukaran informasi intelijen untuk mencegah hal serupa ke depan," paparnya.

Mereka bicara juga mengenai perubahan iklim. Tema ini adalah kelanjutan komitmen Presiden SBY untuk diteruskan oleh Presiden Jokowi. "Untuk Jerman selain menyebut industri pertahanan juga menyebut tentang Frankfurt Expo," ucapnya.

Selain bertemu Angel Merkel, di tempat berbeda Presiden Jokowi juga bertemu Prancis Francois Hollande kemudian PM Turki Ahmet Davutoglu.

Usai pertemuan itu, Jokowi terbang dengan pesawat kepresidenan kembali ke Indonesia hari ini. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru