Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Pemuda Katolik Kecewa Jokowi Naikkan Harga BBM

- Rabu, 19 November 2014 11:01 WIB
220 view
Jakarta (SIB)- Kebijakan Presiden Joko Widodo menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar menuai gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat. Selain hanya akan memberatkan masyarakat, kenaikan BBM ini justru terjadi di saat harga minyak dunia sedang turun.

Salah satu elemen pemuda yang merasa kecewa dengan kebijakan ini adalah  Pemuda Katolik Indonesia Republik Indonesia (PMKRI).  Ketua Umum Pengurus Pusat PMKRI Agustinus Tamo Mbapa mengaku sangat  kecewa dengan keputusan pemerintahan  Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang telah menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Pemuda Katolik tolak kenaikan BBM karena pemerintahan Jokowi tidak etis dan irasional menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia turun drastis," ujar Agustinus di Jakarta, Selasa (18/11).

Agustinus juga menilai  pemerintahan Jokowi  telah gagal memberikan penjelasan atas kenaikan harga BBM.

"Pemerintahan Jokowi hanya memproduksi kemiskinan baru tanpa kebijakan solutif seperti yang dijanjikan pada saat kampanye politik," ujarnya.

Lebih jauh, Pemuda Katolik, lanjut Agustinus, semakin khawatir atas visi misi pemerintahan Jokowi yang pro pasar dan mengorbankan kepentingan rakyat.

Seperti diketahui, sepulang dari lawatannya ke berbagai negara, Presiden Jokowi pun mengumumkan secara langsung kenaikan harga BBM jenis premium menjadi Rp. 8500/liter dan solar Rp.7500/liter yang efektif berlaku sejak Selasa, 18 Nopember 2014 pukul 00.00 WIB.  (BR7/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru