Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Harimau Berkeliaran di Permukiman Resahkan Warga Aceh Besar

- Selasa, 04 Februari 2014 12:11 WIB
756 view
  Harimau Berkeliaran di Permukiman Resahkan Warga Aceh Besar
SIB/int
Harimau
Banda Aceh (SIB)- Sebanyak 24 ternak milik warga Kota Jantho, Aceh Besar, Aceh dimangsa harimau. Selain itu, harimau juga sudah mulai berkeliaran di pemukiman warga.

Informasi dihimpun, harimau sudah mulai berkeliaran di permukiman warga sejak beberapa hari terakhir. Warga yang takut jadi sasaran harimau akhirnya melapor ke Balai Konservasi dan Sumberberdaya Alam (BKSDA) setempat. Selain itu, warga juga melaporkan ke lembaga-lembaga konservasi harimau lainnya.

Pemilik Peternakan Jantho Livestock, Mahdi Ismail, mengatakan, kehadiran harimau di tengah permukiman penduduk membuat warga resah. Pasalnya, harimau mulai memangsa hewan ternak milik warga yang dipelihara tak jauh dari perkampungan.

"Warga juga takut kalau nantinya harimau ini mengincar manusia. Makanya langsung dilaporkan ke BKSDA," kata Mahdi, Senin (3/2/2014).

Menurut Mahdi, warga pernah melihat induk harimau berjalan dengan anaknya yang diperkirakan berusia sebulan. Sebelum dilaporkan ke pihak terkait, warga setempat sudah pernah memasang kamera trep milik Fauna Flora Internasional (FFI) untuk mengetahui posisi dan kondisi harimau namun tak terdeteksi.

Petugas jaga peternakan miliknya, kata Mahdi, juga pernah melihat jejak kaki harimau di kampungnya. Selain itu, sebagian warga juga melihat harimau berjalan pada sore dan malam hari.

"Warga sudah mengambil sikap kalau tidak ada pilihan lain maka harimau ini akan dimusnahkan," jelas Mahdi. Biasanya, harimau memangsa hewan ternak milik warga pada sore dan malam hari. Bahkan, induk kambing yang baru saja melahirkan juga tidak luput dari mangsa harimau.

"Warga sangat resah dengan kehadiran harimau ini," jelas Mahdi.

Livestock yang merupakan salah satu peternakan kambing terbesar di Aceh Besar, terpaksa kehilangan puluhan hewan ternaknya akibat dimangsa harimau. Pada Februari, harusnya peternakan itu sudah memiliki sedikitnya ratusan kambing. "Tapi karena kehadiran harimau ini sangat mengancam bisnis kami," ungkap Mahdi. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru