Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Fraksi PD Tak Ikut Manuver Golkar Ajukan Interpelasi Kenaikan BBM

*Komisi II RDPU dengan KPU dan Bawaslu
- Selasa, 25 November 2014 11:43 WIB
332 view
Jakarta (SIB)- Waketum Partai Demokrat (PD) Agus Hermanto menyatakan bahwa fraksi partainya di DPR belum akan menggalang interpelasi. Fraksi PD masih akan mendengar penjelasan pemerintah terlebih dahulu.

"Tentunya Fraksi PD masih ingin melakukan sesuai prosesur dahulu. Kami ingin bertanya kepada pemerintah mengenai kebijakan yang dilakukan seperti kenaikan BBM," ujar Agus di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/11).

Prosedur yang dimaksud adalah terlebih dahulu mengajukan hak tanya yang kemudian dijawab oleh pemerintah. Hak tanya melekat pada setiap anggota dewan yang diteruskan oleh pimpinan DPR kepada pemerintah.

"Kalau jawaban dirasa kurang, barulah FPD ajukan interpelasi," imbuh Wakil Ketua DPR ini.

Sebelumnya Fraksi Golkar menyatakan akan mengajukan hak interpelasi. Namun Agus menyatakan belum tahu siapa saja yang menandatangani interpelasi tersebut.

"Hak interpelasi juga melekat ke setiap anggota dewan. Ini diajukan kepada Presiden namun bisa diwakilkan oleh kementerian terkait. Minimal harus ada 20 anggota yang tanda tangan kemudian dimintakan persetujuan di paripurna," tutur Agus.

Komisi II RDPU dengan KPU dan Bawaslu
Sementara itu, Komisi II DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama KPU dan Bawaslu. Rapat ini dihadiri oleh tujuh fraksi yang telah menjadi anggota Komisi II.

"Rapat pada hari ini dihadiri oleh 27 dari 36 anggota yang terdaftar. Seluruhnya ada 7 fraksi yang menjadi anggota komisi kami," ujar Ketua Komisi II Rambe Kamaruzaman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/11).

Ketujuh fraksi tersebut, yaitu 5 anggota KMP, yaitu Fraksi Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PD, plus dua fraksi dari KIH, yaitu PPP, dan NasDem. Dari PPP ada Arwani Thomafi, Asep Ahmad Maosul Affandy, dan Amriul Tamim. Sedangkan dari NasDem yaitu Syarief Abdullah Alkadrie, Tamanuri, dan Muchtar Luthfi.

Tiga fraksi yang belum terdaftar sebagai anggota Komisi II yakni PDIP, Hanura, dan PKB. Tak ada perwakilan tiga fraksi itu di Komisi II. Sementara seluruh komisionar KPU hadir dalam rapat kali ini.

"Semoga rapat ini semakin mempererat hubungan kemitraan kami dengan Komisi II," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik.

Ketua Bawaslu Muhammad juga hadir dalam rapat ini. Sedianya Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua MPR Mahyuddin pun diundang untuk hadir, namun mereka diwakili oleh Wakil Ketua MPR EE Mangindaan saja.

"Pak Novanto dan Pak Mahyuddin tidak bisa hadir, sehingga titip salam saja," kata Rambe selaku pimpinan rapat. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru