Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Tunda Kembali ke Jakarta, Jokowi Ingin Lihat Wilayah Titik Kebakaran Hutan Riau

- Kamis, 27 November 2014 20:24 WIB
401 view
 Tunda Kembali ke Jakarta, Jokowi Ingin Lihat Wilayah Titik Kebakaran Hutan Riau
Jakarta (SIB)- Presiden Jokowi sejatinya kembali ke Jakarta sore kemarin. Tapi kepulangan itu ditunda. Jokowi ingin benar-benar melihat lokasi titik kebakaran hutan di Riau.

"Besok Presiden Jokowi akan mencoba lagi terbang (fly over) besok pagi jam 7 pagi setelah tadi terhalang oleh cuaca buruk sehingga harus kembali ke Pakanbaru," kata Deputi UKP4 Mas Achmad Santosa, Rabu (26/11).

"Presiden walaupun sudah sangat paham permasalahan karhutla namun ia ingin tetap melihat secara fisik ex wilayah karhutla dan wilayah-wilayah yang terdampak dari heli," sambung pria yang akrab disapa Ota ini.

Menurut dia, di samping itu Presiden tidak ingin mengecewakan masyarakat Sei Tohor yang pada umumnya adalah petani Sago yang rencananya akan dikunjungi sore kemarin.

"Besok pagi akan kembali menggunakan heli menyaksikan wilayah2 terdampak Karhutla. Saya, Kabareskrim, Kepala BP REDD+ Heru Prasetyo, Sekjen Kemen LH Kehutanan Hadi Daryanto, Dirjen PHKA Sonny Partono berada di Pakanbaru mendampingi Menteri LH dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya mempersiapkan kunjungan Presiden yang disertai Ibu Jokowi dan Mensesneg Pratikno," tuturnya.

Ini Masalah Niat atau Tidak

Presiden Joko Widodo menggelar rapat di sela-sela blusukannya di Riau. Rapat yang berlangsung tertutup itu membahas masalah kebakaran yang sering melanda hutan dan lahan di Riau.

Rapat dilakukan di Bandara Syarif Kasim II, Pekanbaru, Rabu pukul 15.00-17.30 WIB. Rapat dihadiri oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, LSM, TNI dan Polri. Jokowi mengatakan tidak ada terobosan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini, yang ada adalah niat.

"Tidak ada terobosan, ini masalah niat, mau atau tidak menyelesaikan. Kita rapat dengan TNI/Polri, NGO, Pemprov, Pemkab, Kementerian Kehutanan, semuanya," ucap Jokowi kepada wartawan usai rapat.

Jokowi juga mengungkapkan tidak ada solusi untuk masalah ini. Sebab semua pihak sudah mengerti apa yang harus dilakukan, hanya saja lagi-lagi ini masalah niat.

"Ini masalah niat atau tidak niat, mau atau tidak mau. Kalau mau selesai, kalau niat selesai. Saya sampaikan di rapat tadi hanya itu, mau menyelesaikan nggak? Niat menyelesaikan nggak? Kalau mau, rampung," tekan Jokowi. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru