Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Tahun Depan, Indonesia Bebas Visa bagi Wisman

- Sabtu, 06 Desember 2014 14:36 WIB
430 view
Jakarta (SIB) - Untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok, pada tahun depan, pemerintah akan membebaskan visa untuk turis dari negara Tirai Bambu.

Menurut Menteri Pariwisata, Arif Yahya, negara yang diberikan bebas visa tersebut adalah sasaran utama kunjungan wisman, seperti Tiongkok, yang kelas menengahnya sangat besar dan menjadi potensi untuk Indonesia.

"Dengan membebaskan visa, maka diharapkan makin banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Rencananya, kebijakan ini akan bisa langsung diimplementasikan pada 2015 mendatang," kata Arif seusai Rapat Koordinasi Gabungan di Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Jakarta, kemarin.

Ia menambahkan tidak hanya wisatawan Tiongkok yang diberikan bebas visa untuk ke Indonesia, namun ada empat negara lainnya yaitu, Jepang, Korea Selatan, Rusia, dan Australia.

Tidak hanya memberikan bebas visa, untuk meningkatkan jumlah wisman, Kemenpar juga berjanji akan memperbaiki pelayanan visa untuk wisatawan asing yang masih butuh visa untuk masuk ke Indonesia melalui pengurus di negara asal atau mengurus visa on arrival di Indonesia.

Menurut Arif, yang perlu diperbaiki dalam pelayanan visa ini adalah, pertama, meningkatkan customer service. Diakuinya bahwa banyak wisman yang mengalami kerumitan saat mengurus visa ke Indonesia.

"Oleh karena itu, rencana pemerintah membebaskan visa Indonesia untuk turis dari Tiongkok, Rusia, Jepang, Korea Selatan dan Australia dianggap sebagai langkah awal untuk meningkatkan pelayanan itu," katanya.

Sementara itu, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, mengatakan dengan dibukanya bebas visa untuk lima negara tersebut mengurangi stigma jika Indonesia merupakan negara yang tertutup dan juga sulit untuk dikunjungi dan ini sangat merugikan negara kita sendiri.

"Saat ini kita masih kalah dengan negara tetangga dalam memberikan visa kepada wisatawan. Di contohkan Thailand yang memberikan bebas visa kepada 56 negara dan Malaysia kepada 156, negara. Sedangkan Indonesia saat ini baru 15 dan akan bertambah lima tahun depan," katanya.

Dari sisi wisman, dengan diberikannya bebas visa, akan meningkatkan jumlah wisatawan. Dicontohkannya Thailand yang telah mampu mendatangkan 26,5 juta wisman, begitu juga dengan Malaysia dengan 25,7 juta wisman. Sedangkan kita hanya 8,8 juta wisman. (KJ/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru