Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Hujan Deras Guyur Puncak, Air Sungai Ciliwung Meluap

*Tebing di Jalan Raya Puncak Ambrol
- Sabtu, 27 Desember 2014 14:51 WIB
277 view
Bogor (SIB)- Hujan deras yang mengguyur wilayah Puncak dan sekitarnya, Jumat petang menyebabkan arus Sungai Ciliwung meluap. Menurut Iwan Firdaus, Koordinator Bogor SAR Community, debit air Sungai Ciliwung di pos pantau Taman Wisata Matahari (TWM), Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sudah mencapai 200 centimeter. Satu jam ke depan, air yang terpantau di TWM akan tiba di Pos Bendung Katulampa.

"Jika debit di TWM sudah mencapai 200 centimeter dan air tiba di Katulampa maka ketinggian air Ciliwung di Katulampa bisa mencapai 160 centimeter atau siaga 2," kata Iwan, Jumat (26/12).

Sementara itu, petugas Pos Pantau Bendung Ciliwung Katulampa Bogor yang dihubungi pada saat yang sama mengatakan, ketinggian air Sungai Ciliwung memang mengalami peningkatan. Namun belum pada ketinggian yang mengkhawatirkan. Andi Sudirman, Kepala Pos Pantau Bendung Ciliwung Katulampa mengatakan, ketinggian air Sungai Ciliwung pada pukul 17.00 WIB baru pada ketinggian 80 centimeter atau siaga 4 banjir.

"Ciliwung mulai meningkat, ini karena di atas (kawasan Puncak) sedang hujan deras. Ketinggian baru 80 centimeter, statusnya siaga 4," kata Andi Sudirman saat dihubungi pukul 17.30 WIB.

Meski demikian, Andi mengimbau kepada warga Jakarta dan warga di bantaran Sungai Ciliwung harus tetap waspada terhadap dampak luapan air. "Harus waspada, karena di Puncak sampai sekarang masih diguyur hujan deras," katanya.

Hujan kali ini tidak hanya mengguyur kawasan Puncak. Hujan deras juga melanda hampir sebagian besar wilayah Kota Bogor.

Tebing di Jalan Raya Puncak Ambrol
Satu tebing dengan ketinggian sekitar 3 meter yang berlokasi di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, longsor. Akibatnya, arus lalulintas di jalur Puncak sempat terhenti karena tertutup material tanah.

"Lokasi berada di sekitar pintu masuk Riung Gunung. Longsor menutup jalan," kata Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi.

Budi mengatakan, ambrolnya tebing tersebut terjadi pada Jumat sore, yakni saat kawasan Puncak dilanda hujan deras. Petugas yang bersiaga di kawasan Puncak langsung mengevakuasi material longsor yang menutup jalan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramanstyo Priaji mengatakan, meski sempat menutup Jalan Raya Puncak, namun saat ini arus kendaraan kembali normal. "Iya sempet menutup jalan. Tapi sekarang sudah normal dua arah," kata AKP Bramanstyo. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru