Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Potensi Tinggi, Polda Jatim Lakukan Deteksi Dini Terorisme

- Sabtu, 27 Desember 2014 14:49 WIB
283 view
SURABAYA (SIB)- Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Pol Anas Yusuf, mengatakan Polda Jatim merupakan salah satu Polda prioritas yang ada di Indonesia.

"Selain Polda Jatim, ada Polda Metro Jaya, Polda Jateng, dan Polda Bali,"kata mantan Waka Bareskrim Mabes Polri ini,Rabu (24/12).

Menurutnya, kategori 1 yang diberikan ke Polda Jatim berdasarkan beberapa kriteria di antaranya aspek jumlah penduduk, dinamika masyarakat tinggi, dan potensi ancaman. "Masyarakat di Jatim sangat heterogen, sehingga dinamikanya tinggi dan potensi ancaman juga sangat besar," jelasnya.

Terkait potensi ancaman teroris, kata mantan Wakabareskrim jika antisipasi tetap dilakukan melalui deteksi dini. "Ada beberapa wilayah yang diantisipasi, yaitu Lamongan, Tapal Kuda, dan Banyuwangi. Untuk Banyuwangi sendiri, kemarin rekan-rekan Densus 88 melakukan tindakan hukum dan mengamankan satu orang yang terduga teroris," jelas Anas.

Untuk di Banyuwangi, lanjut Anas, ada penangkapan ini menyusul diringkusnya TS alias Fadhil, 36, warga Glagah, Lamongan. "Kami juga mengedepankan fungsi intel dan bhabinkamtibmas sebagai deteksi dini," jelasnya.

Ia mengatakan dalam menjalankan operasi yang bersifat kemanusiaan, petugas mengedepankan rasa aman dan nyaman. termasuk penanganan daerah rawan bencana.

"Sejak awal kita sudah melakukan koordinasi dengan Forpimda. Yaitu menggandeng BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) masing-masing Kabupaten/Kota," ujarnya.

Catatan polisi, pada 2012-2013 gangguan kamtibmas di Indonesia mengalami penurunan 39,2 persen dari 3.150 kasus pada 2012 menjadi 1.915 kasus.

Sedangkan kejahatan konvensional seperti pencurian berat, pencurian kendaraan bermotor dan penganiayaan berat menurun 35,4 persen dari 789 kasus pada 2012 menjadi 510 kasus pada 2013. "Kanmi juga siapkan 895 CCTV yang disebar dalam pengamanan natal dan tahun baru," pungkas Anas. (PK/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru