Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

KPK Selidiki Pengelolaan Dana Haji

- Jumat, 07 Februari 2014 13:19 WIB
309 view
 KPK Selidiki Pengelolaan Dana Haji
SIB/int
Haji
Jakarta (SIB)- KPK melakukan penyelidikan pengelolaan dana haji. Sejumlah saksi sudah diminta keterangannya. Apa kata Menag Suryadharma Ali soal ini?

"Saya nggak tahu kasusnya, KPK lihat yang janggal di mananya?" jelas Surya saat ditemui di rumah dinasnya di Widya Chandra, Jakarta, Kamis (6/2/2014).
Menurut dia, Dirjen Haji Anggito Abimanyu juga sudah menyampaikan tak tahu di mana persoalannya.

"Kalau transaksi miliaran, ya pastilah. Tapi itu bukan rekening pribadi. Kita berapa triliun untuk haji, dan transaksinya miliaran untuk haji kan sesuatu yang lazim," tambahnya.

Surya menduga KPK memeriksa berdasarkan laporan berbagai pihak. Seperti dari ICW yang sejak dirinya menjabat sebagai Menag bersuara soal dana haji.

"Dan kita sudah jelaskan. Mungkin info semacam itu membuat KPK lakukan pemeriksaan," terangnya.

Sedangkan terkait saran KPK agar pendaftaran haji dihentikan, Surya menjelaskan tentu harus tahu alasannya dengan jelas.

"Kalau alasannya takut uang itu berantakan dikorupsi ya kan bisa dibantu manajemennya yang baik bagaimana supaya tidak dikorupsi," tuturnya.

Sekarang uang dana haji sedang dibenahi dan sudah terlihat hasilnya. Pertama ada komponen biaya haji yang dulu dibayar jemaah haji tapi sekarang sudah tidak lagi dibayar ke jemaah haji.

"Kedua, dulu kemampuan kita 25 ribu orang, kemudian menjadi 125 ribu, sekarang 140 ribu orang. Artinya manajemen keuangan haji makin membaik. Karena dana semakin besar untuk meringankan biaya haji," tegas dia.

"Dulu waktu saya baru jadi Menteri Agama, uang di SUKUK di Kemenkeu hanya Rp 2,7 triliun. Saya masuk jadi Rp 35 triliun dalam tempo satu tahun. Sekarang sisa Rp 31 triliun karena yang Rp 4 triliun sudah jatuh tempo. Semula uang itu tersebar di beragam bank, kita sederhanakan dan banknya lebih terpilih," tambahnya lagi.

Apalagai sekarang Dirjen Haji dijabat Anggito yang mengerti ekonomi. "Waktu saya minta di bilang apa saya mampu, kan bukan bidang dia, saya bilang uang haji banyak sekali dan saya perlu orang yang bisa memanage uang yang begitu besar," tutupnya. (dTC/W)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru