Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Doa untuk AirAsia yang Hilang dari Para Pemain QPR

- Selasa, 30 Desember 2014 19:03 WIB
398 view
Jakarta (SIB)- Insiden hilangnya pesawat AirAsia di Indonesia turut jadi perhatian para pemain tim Premier League, Queens Park Rangers. Dua penggawa QPR, Charlie Austin dan Rio Ferdinand, ikut mengirim doa.

Seperti yang telah ramai diberitakan, pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 dinyatakan hilang, Minggu (28/12) pagi kemarin. Pesawat yang berangkat dari Surabaya menuju Singapura itu kehilangan kontak dengan menara pengawas di sekitar perairan Bangka Belitung. Total ada 162 orang dalam pesawat tersebut, 155 orang merupakan penumpang sementara tujuh lainnya kru.

Pencarian terus dilakukan sampai Senin (29/12) hari ini dengan harapan pesawat segera ditemukan dan para penumpang bisa diselamatkan. Perhatian pun mengarah ke insiden ini, tak hanya dari masyarakat Indonesia namun juga dari luar negeri.

Sejumlah negara telah menyatakan kesiapannya membantu pencarian pesawat dan mengirimkan bantuan. Sementara simpati dan doa mengalir dari publik dunia utamanya lewat dunia maya, tak terkecuali dari dua pemain QPR yakni Charlie Austin dan Rio Ferdinand lewat akun Twitter masing-masing. Keduanya mengunggah tweet pagi hari sebelum QPR berlaga Crystal Palace pada Minggu malam WIB.

"Ini adalah hari pertandingan, tapi harapan dan doa saya di pagi ini untuk @AirAsia, @tonyfernandes dan semua orang yang terkait dengan pesawat yang hilang," cuit Austin lewat akunnya, @chazaustin9.

"Doa dan harapan tercurah untuk mereka yang terkait dengan penerbangan AirAsia yang hilang...Baru saya membaca soal ini," demikian unggah Ferdinand melalui @rioferdy5 sembari menambahkan emoticon.

QPR sendiri punya kedekatan dengan AirAsia karena dimiliki oleh orang yang sama yakni pengusaha Malaysia, Tony Fernandes. Oleh karena itulah sponsor utama The Hoops adalah maskapai penerbangan ekonomis tersebut.

Tony sendiri sejak hari kejadian telah berada di Indonesia. Di media sosial, dia juga mengungkapkan keprihatinannya atas insiden ini.

"Harapan saya bersama para penumpang dan kru-kru saya. Kami menaruh harapan kepada operasi SAR dan berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, Singapura, dan Malaysia," ungkap Tony lewat Twitter, @tonyfernandes.

"Saya tersentuh dengan dukungan masif terutama dari sesama maskapai penerbangan. Ini adalah mimpi terburuk saya," tambahnya.(detiksport/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru