Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika Digelar di Jakarta dan Bandung

*Ridwan Kamil Gelisah Jadi Tuan Rumah
- Sabtu, 10 Januari 2015 19:53 WIB
858 view
 Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika Digelar di Jakarta dan Bandung
SIB/ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/Rei/Spt/15.
KTT ASIA AFRIKA Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wapres Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/1). Rapat tersebut membahas soal persiapan Peringatan 60 Tahun KTT Asia Afrika dan 10 Tahun New Asian-Afr
Jakarta (SIB)- Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika akan digelar di dua kota, yakni Jakarta dan Bandung. Rangkaian acara akan digelar sejak 19-24 April 2015.

"Tahun ini kita akan memperingati 60 tahun Konferensi Asia Afrika dan pada saat yang sama memperingati 10 tahun New Asia Africa Partnership Strategic (NAPS). Ini yang akan kita lakukan di bulan April dengan perencanaan segmen yang besar," ujar Menlu Retno Marsudi usai rapat di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (9/1).

Retno menjelaskan segmen pertama KAA digelar di Jakarta 19-23 April 2015. Sementara segmen kedua, yaitu segmen persiapan akan digelar di Bandung pada 24 April 2015.

"Kembali ke segmen yang berada di Jakarta akan terdiri dari beberapa pertemuan-pertemuan dengan tingkat pejabat tinggi atau SOM (Senior Official Meeting). Diteruskan dengan pertemuan tingkat menteri dan akan diakhiri pertemuan pada tingkat leaders, kepala negara atau kepala pemerintahan," jelasnya.

Retno menjelaskan, ada 109 kepala negara dan 25 organisasi internasional yang akan diundang dalam acara tersebut. Tema yang akan diusung dalam acara itu adalah perkuatan kerjasama negara selatan-selatan.

"Tema yang akan kita jual dalam peringatan 60 tahun KAA adalah perkuatan, straigthening, kerjasama selatan-selatan. Tetapi pada saat yang sama, kita juga menginginkan agar kerjasama selatan-selatan ini juga memberikan kontribusi terhadap upaya untuk mempromosikan perdamaian dan kesejahteraan dunia," paparnya.

Ridwan Kamil Gelisah

Bandung menjadi tuan rumah peringatan 60 tahun KTT Asia Afrika. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) gelisah mengingat acara tersebut merupakan acara besar dan semua kepala-kepala negara akan hadir.

Emil menyebut, Presiden Jokowi berpesan agar panitia menggelar rapat rutin mingguan untuk persiapan acara mengingat acara akan diadakan 3 bulan lagi.
"Saya sebagai tuan rumah juga sedang gelisah karena acaranya besar," ujar Emil usai rapat.

Acara dihadiri Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Wagub Jabar Deddy Mizwar, Menlu Retno Marsudi, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno dan Seskab Andi Widjajanto.

Menurut Emil, ada wacana pada acara puncak peringatan 60 tahun KTT Asia Afrika, kota Bandung akan diliburkan pada hari Jumat. Emil menambahkan, ada 15 acara dari level nasional hingga puncaknya di Bandung pada 24 April mendatang. Pihaknya juga akan mengundang CEO bisnis dunia.

Selain itu, pada acara itu akan digelar konferensi HAM dan teknologi. Ada juga acara Asia African Carnival dengan mengundang 100 negara.

"Jadi kita undang lebih dari 100 negara. Bentuknya parade gitu yah. Parade kostum dan parade bunyi-bunyian. Kan tiap budaya membunyikan apa, jadi ramai nanti berisik. Asia Afrikanya berisik tapi keren," jelasnya.

Emil juga sudah menyiapkan infrastrukturnya semaksimal mungkin. Pihaknya mengusulkan banyak jalan darat, karena fasilitas sudah bagus.

Peringatan 60 tahun KTT Asia Afrika diselenggarakan di Jakarta, Bandung dan Bali. Mobilitas kepala negara direncanakan dengan pesawat. Sedangkan mobilitas menteri dengan kendaraan. Namun hal itu akan dirapatkan kembali.

"Bandungnya juga kebetulan acara puncaknya jatuhnya hari Jumat, jadi kita bisa kepala-kepala negara juga salat Jumatnya di Masjid. Kebetulan alun-alunnya baru ya," terang pria yang merancang taman di alun-alun masjid Raya Bandung itu.

Mengingat acara yang tinggal 3 bulan lagi, Emil menyatakan, tidak ada infrastruktur di Bandung yang dikebut. Dia memperkirakan lalu lintas lebih lancar karena direncanakan kota Bandung diliburkan.

"Dengan diliburkan Insya Allah lalu lintasnya lebih lancar karena hari Jumat juga. Jadi kaya harpitnas saja. Kita Jumat Sabtu Minggu libur," tuturnya.

Mengenai anggaran, menurut Emil, Bandung membutuhkan dana Rp 10 miliar. Namun acara di Jakarta dan Bali, Emil tidak hafal biayanya.

"Kan sepertiga acaranya di Jakarta. Berapa persen di Bandung, ada yang di Bali juga," ucap Emil.

Peringatan 60 tahun KTT Asia Afrika akan digelar pada 19-24 April mendatang. Acara akan digelar di Jakarta, Bali dan Bandung. Acara puncak berlangsung pada 24 April 2015 di Bandung. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru