Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Meski Disiarkan Media, Relief Budaya Karo di Berastagi Masih Dibiarkan Menyemak

- Senin, 12 Januari 2015 15:45 WIB
411 view
Tanah Karo (SIB)- Pemkab Karo  terkesan kurang peduli terhadap keindahan dan kebersihan kota wisata Berastagi Kabupaten Karo, apalagi menyangkut unsur relief budaya Karo di daerah tersebut.

Pasalnya, meski telah disiarkan sejumlah media terbitan Medan, hingga saat ini  masih terlihat menyemak  dinding atau tembok ukiran relief budaya Karo yang berada disebelah kanan jalan raya memasuki kota turis Berastagi dari arah Medan. Tembok sepanjang sekitar 50  meter  dengan ketinggian sekitar  4 meter ini sudah tertutup semak sehingga relief yang bernuansa budaya dan kehidupan masyarakat Karo itu tidak terlihat lagi dengan jelas.

Pantauan wartawan, Sabtu (10/1) relief budaya Karo itu masih ditutupi semak rumput dan tidak terurus lagi. Beberapa titik tertentu gambar  relief tampak sudah hancur terkelupas dari tembok yang berada di samping bawah bangunan gereja GBKP Berastagi. Padahal relief yang menggambarkan kehidupan dan budaya Karo tersebut  merupakan salah satu ikon  budaya Karo dan sarana pendidikan yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke kota yang sejuk ini.

“Dinas terkait di jajaran Pemkab Karo kiranya segera menata dengan rapi sehingga memperindah wajah kota Berastagi, apalagi relief itu mengandung unsur budaya Karo, jangan sampai dibiarkan terbengkalai seolah tidak terurus,” ungkap Indra Purba (35) warga Medan di Berastagi, Jumat (9/1).

Menurutnya, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH harus tanggap terhadap hal tersebut, karena keberadaan Kota Berastagi  sangat terkait dengan sektor pariwisata yang berhubungan erat dengan kunjungan dan daya tarik Tanah Karo Simalem.  (B1/ r)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru