Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Purnawirawan Polri Prihatin Atas Status Tersangka Calon Kapolri

- Rabu, 14 Januari 2015 17:57 WIB
882 view
Purnawirawan Polri Prihatin Atas Status Tersangka Calon Kapolri
Komjen Pol (Purn) Togar M. Sianipar
Jakarta (SIB)- Selain mengejutkan, penetapan status tersangka kepada calon Kapolri Komjen Pol. Budi Gunawan oleh KPK mengundang keprihatinan dari kalangan purnawirawan dan sesepuh Polri. Pengumuman status tersangka oleh KPK disaat Budi Gunawan akan menjalani fit and profer test di DPR, selain menimbulkan kontroversi juga dipastikan akan mempengaruhi proses seleksi calon Kapolri yang sedang berlangsung.

"Kasus ini menambah daftar perwira tinggi Polri yang menjadi tersangka di KPK. Harapan kami situasi ini tidak sampai menimbulkan ketegangan baru antara Polri dengan KPK.," ujar Komjen Pol (Purn) Togar M. Sianipar saat dihubungi SIB di Jakarta, Rabu (14/1).

Meski dapat memahami langkah KPK dalam menjalankan kewenangannya, tapi mantan Kalakhar BNN ini menyesalkan waktu pengumuman penetapan tersangka oleh lembaga anti rasuah itu dilakukan disaat Budi Gunawan menjalani proses seleksi calon Kapolri di DPR atas usul Presiden.

Ia juga menjelaskan bahwa Polri secara internal telah melakukan penanganan atas dugaan kasus rekening gendut yang diduga melibatkan  Komjen BG dan beberapa Pati lainnya pada tahun2010 lalu. Hasilnya, Bareskrim secara resmi telah menyatakan sumber dana yang ada di rekening BG dan beberapa Pati lainnya dapat dipertanggungjawabkan.

"Mestinya momentum saat ini hendaknya digunakan Polri untuk menjelaskan hasil penyelidikannya ke publik secara terang benderang agar permasalahan ini tuntas dan tidak lagi dipertanyakan dimasa mendatang,"jelas Togar.

Disisi lain Togar juga mengharapkan KPK dalam menangani kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang disangkakan kepada Komjen BG tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. "Komunikasi diantara lembaga penegak hukum juga hal yang sangat penying yang harus dibina dan dipelihara denga  baik,"ujar Togar. (BR7)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru