Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

62,5 Ha Padi di Langkat Puso Akibat Banjir

- Kamis, 15 Januari 2015 12:06 WIB
285 view
Langkat (SIB)- Dari 725,5 hektare (Ha) tanaman padi terendam  banjir  di Kabupaten Langkat, seluas 62,5 Ha terancam gagal panen (Puso).

“Kalau untuk swasembada  beras di Langkat tidak terlalu signifikan  karena umumnya petani sawah akan  menaman ulang kembali,” sebut Kadis Pertanian Langkat melalui Sekretaris Dinas Pertanian Langkat Nursupandi via telepon selularnya,  Senin (12/1).

Diakuinya, musim kemarau maupun penghujan membawa dampak  bagi petani. Meski begitu, petani  biasanya menanam ulang  kembali  menjaga agar mereka tidak mengalami kerugian lebih besar.

Nursupandi mengaku Dinas Pertanian Langkat  tidak memberi bantuan khusus kepada petani yang mengalami gagal panen  ataupun lahan  terendam banjir. Namun bila ada permintaan, pihaknya mengusulkan dan bila ada,  pasti akan diberi bantuan.

Dari data Dinas Pertanian Langkat  diperoleh 9 dari  23 kecamatan  di Langkat atau seluas  725,5 Ha terkena banjir dan berdampak Puso seluas 62,5 Ha. Yakni Kecamatan Secanggang  222 Ha terkena banjir, puso  sedang pendataan,  Gebang  146 Ha terkena banjir, Puso 18 Ha, Hinai  12  Ha terkena banjir,  tidak ada puso.

Kecamatan Babalan  177,5 Ha banjir, Puso 15,5 Ha,  Pangkalan Susu 28 Ha banjir,  Puso 20 Ha,  Padang Tualang  95 Ha banjir tidak ada puso,  Brandan Barat     20 Ha banjir  Puso 8 Ha, Tanjung Pura 10 Ha banjir tidak ada Puso dan Sei Lepan 15 Ha banjir, Fuso nihil.

“Ada juga persemaian padi yang turut rusak  total yakni di Kecamatan Tanjung Pura  dari 47,2 Ha  hampir seluruhnya Puso,” sebut Nursupandi. (B-2/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru