Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026
Partangiangan Bona Taon Punguan Toga Simamora Boru Bere Ibebere se Kota Pontianak

Parlindungan Purba: Dalihan Natolu Ciptakan Harmonisasi

- Senin, 26 Januari 2015 20:26 WIB
532 view
 Parlindungan Purba: Dalihan Natolu Ciptakan Harmonisasi
SIB/Dok
Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba foto bersama dengan pengurus Punguan Toga Simamora Boru, Bere, Ibebere se-Kota Pontianak pada acara Partangian Bona Taon, Sabtu di Sopo Godang HKBP, Pontianak.
Pontianak (SIB)- Dalihan natolu sangat berperan dalam lingkungan masyarakat Batak. Budaya saling menghormati dan menjalankan peran sesuai fungsinya masing-masing menciptakan harmonisasi.

Demikian disampaikan  Parlindungan Purba saat menghadiri acara Partangiangan Bona Taon Punguan Toga Simamora Boru Bere Ibebere se Kota Pontianak, Kalimantan Barat di Sopo Godang HKBP Sabtu (24/1)  Ibadah Partangiangan Bona Taon Punguan Toga Simamora dipimpin Pdt  S Hutabarat dan  dihadiri  ribuan keturunan Toga Simamora.

Sebelumnya Parlindungan Purba yang Anggota DPD RI 2014-2019, dan juga sebagai Ketua Forum Komunikasi Toga Simamora Sumut, bersama dengan Punguan Toga Simamora di Pontianak menghadiri acara adat pemakaman   P  br Sinaga didampingi  Ketua Punguan Toga Simamora Pontianak sekitarnya, Sudianto Purba bersama dengan pengurus lainnya. Dalam acara seperti ini punguan marga di perantauan  memainkan peranan besar dalam peristiwa suka maupun duka.

Dalam sambutan pada Partangiangan Bona Taon Toga Simamora tersebut, Parlindungan mengatakan, acara bona taon bertujuan untuk bersyukur atas berkat-berkat yang diterima Toga Simamora selama ini. Selain itu juga menjalin silaturahmi antar pomparan yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Disampaikannya, kumpulan marga berperan melestarikan kebudayaan, meningkatkan persaudaraan, mendampingi keluarga pada acara adat baik duka maupun suka, serta sarana saling tolong menolong khusus bagi keluarga di perantauan.

Ditambahkannya, para perantau harus selalu ingat mengembangkan kampung halaman, bona pasogit. Dalam kehidupan di perantauan peranan Dalihan Na Tolu harus selalu ditonjolkan dan Punguan Marga Toga Simamora harus bisa memberikan pendidikan kepada generasi muda Batak agar tetap memahami peranan Dalihan Na Tolu dalam acara adat maupun dalam hidup keseharian. “Dalam Dalihan Na Tolu seseorang bisa berperan sebagai dongan tubu, saat yang lain sebagai hula-hula dan saat yang lain bisa sebagai boru.

Harapan saya, punguan Toga Simamora bersama marga lain sesama orang Batak dapat bergaul akrab dengan suku lainnya, baik asal Sumut maupun masyarakat lainnya di Kalimantan. Masyarakat Batak di perantauan diharapkan melestarikan adat istiadat Batak sebagai kekayaan nusantara dan kebanggan bangsa Indonesia. Maka perbedaan yang ada bukanlah menjadi pemisah, melainkan menjadi perekat dan keindahan,” jelas Parlindungan.

Toga Simamora katanya diharapkan mendukung program pemerintah Pontianak  melalui beragam profesi yang digeluti sekarang. Saat ini banyak pomparan Toga Simamora baik anak, boru, bere  ibebere yang menjadi anggota legislatif baik di tingkat I, II dan pusat yang tersebar di Indonesia. Pomparan Toga Simamora juga ada menjadi anggota TNI, Polri, jaksa, dokter, perawat  dan berbagai profesi lainnya, untuk itu diperlukan kekompakan dan kebersamaan sehingga Pomparan Toga Simamora ke depan menjadi lebih besar lagi. (Rel/R5/i)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru