Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

1 Orang Tewas dan 978 Mengungsi akibat Banjir dan Longsor di Bandung

- Senin, 06 April 2015 15:30 WIB
494 view
 1 Orang Tewas dan 978 Mengungsi akibat Banjir dan Longsor di Bandung
Jakarta (SIB)- Hujan deras menyebabkan longsor dan banjir di wilayah Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (4/4). Sebanyak 1 orang tewas dan 978 orang mengungsi akibat musibah ini.

Informasi ini disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat telepon, Minggu (5/4).

Di Kabupaten Bandung, longsor terjadi di Kampung Dayeuh Luhur, Desa Pangauban, RT 01/04, Kecamatan Pacet, Sabtu (4/4) pukul 14.00 WIB. Akibatnya 2 rumah rusak berat.

Sedangkan di Kota Bandung, lanjut Sutopo, longsor terjadi di Cikarees Kulon, RT 01/06, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong yang disebabkan oleh gerusan sungai Cikapundung pada (4/4) pukul 16.30 WIB.

Longsor di Cikarees Kulon itu menimbun 1 rumah dan menyebabkan 1 orang warga tewas bernama Ling Solihin (70). Sementara 1 orang luka berat atas nama Wati (67). Ada 3 orang mengalami luka ringan, yakni Dika (17), Rian (11) dan Ucok (12).

Dikatakan Sutopo, pada waktu yang hampir bersamaan, banjir menggenangi 4 kecamatan di Kabupaten Bandung. Luapan sungai Citarum dan buruknya drainase menyebabkan banjir menggenangi Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Cileunyi setinggi 70-120 cm.

"Sebanyak 978 jiwa (271 KK) mengungsi di 6 titik pengungsian, di antaranya terdapat 81 jiwa balita, 70 jiwa lansia, dan 4 jiwa ibu hamil," jelas Sutopo.

"BPBD Provinsi Jawa Barat telah mendistribusikan kebutuhan dasar bagi pengungsi melalui dapur umum lapangan di Gedung Inkanas Kec Baleendah. Penanganan darurat dilakukan bersama BPBD Kab Bandung, TNI, Polri, BWWS Citarum, Satpol PP, PMI, Tagana dan relawan," sambung Sutopo menegaskan.

Sutopo juga menjelaskan tentang banjir di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dia menyebutkan, penanganan darurat banjir bandang di kabupaten itu masih dilakukan oleh BPBD. Daerah yang terdampak adalah Desa Rejo Salam (Kec Pasrepan), Desa Klinter (Kec Kejayaan), Desa Tebas dan Desa Bayangan (Kec Gondangwetan). Desa Karangpandan (Kec Rejoso) adalah daerah yang paling parah terkena banjir bandang pada Jumat (3/4) pukul 16.00 WIB lalu. Ratusan rumah terendam lumpur 50-100 cm.

Di Desa Rejo Salam, kata Sutopo, ada 13 rumah rusak berat dan 20 rumah rusak sedang. Sedangkan di Desa Klinter ada 8 rumah rusak berat dan 59 rumah rusak sedang-ringan. Pendataan hingga kini masih dilakukan. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru