Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

2016, Indonesia Punya Laboratorium Nuklir

- Senin, 06 April 2015 19:06 WIB
253 view
2016, Indonesia Punya Laboratorium Nuklir
Semarang (SIB)- Pada 2016 Indonesia akan memiliki laboratorium pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Laboratorium PLTN itu akan dibangun di Serpong, Banten. Demikian diungkapkan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir seusai menghadiri peringatan Dies Natalis ke-50 Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3).

"Detail engineering design sudah, uji tapak juga sudah. Termasuk juga visibilitas," kata Nasir. "Pembangunan laboratorium itu untuk memberikan pemahaman dan edukasi terhadap masyarakat akan pentingnya tenaga nuklir sebagai energi alternatif yang aman dan efisien," kata mantan Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Semarang ini.

Ia berharap edukasi lewat laboratorium itu bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa nuklir itu aman dan efisien. Bila masih ada penolakan terhadap pembangunan laboratorium PLTN, pihaknya akan siap menjelaskan bahwa nuklir sudah menjadi kebutuhan pokok negara-negara di dunia.

"Bangladesh sudah membangun, Vietnam juga sudah. Bila kita tidak segera membangun, Indonesia akan menjadi negara terbelakang," ujar Guru Besar Bidang Behavioral Accounting dan Management Accounting Fakultas Ekonomi Undip itu.

Ia menerangkan, nuklir bisa menjadi sumber energi alternatif bagi masyarakat. Apalagi, di tengah naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai energi yang bersumber dari fosil.

Untuk itulah Nasir akan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengecek ulang rencana pembangunan PLTN di  Bangka Belitung dan Jepara, Jateng.

"Yang di Jepara, kami akan berkoordinasi dengan gubernur untuk sosialisasi pada masyarakat," tutur menteri berusia 54 tahun itu. (SH/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru