Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

Tiga Fraksi DPRD Tolak Pemakzulan Terhadap Ahok

- Sabtu, 11 April 2015 11:52 WIB
266 view
 Tiga Fraksi DPRD Tolak Pemakzulan Terhadap Ahok
Jakarta (SIB)- Setelah Fraksi PKB dan Nasdem, kini Fraksi Hanura menyusul penolakan pemakzulan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).

Meski Ketua Fraksi Partai Hanura Mohamad Sangaji merupakan mantan ketua tim angket, namun fraksi itu tidak setuju dengan pemakzulan. "Saya tidak setuju adanya pemakzulan," katanya, Kamis (9/4).

Meski dirinya menolak, Ongen mengatakan pihaknya terlebih dahulu melakukan rapat dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura.

"Saya kan punya partai, maka harus rapat dulu. Meski saya tidak setuju, dalam mengambil kebijakan yang strategis itu harus dari rapat partai. Saya kan ketua partai. Jadi jangan serta merta dan sewenang-wenangnya, enggak boleh dong," ujar Ongen.

Ongen berpendapat keputusan untuk melanjutkan proses hak menyatakan pendapat (HMP) merupakan keputusan besar. Keputusan itu harus disimpulkan bersama-sama.

Ongen mengaku tidak mau salah langkah. Dia dan partainya ingin memperhitungkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi jika HMP ditempuh atau tidak. Sehingga, hasil akhir dari keputusan tersebut dapat sesuai dengan keinginannya.

"Kalau saya orangnya kalau mau bertarung, enggak mau kalah. Itu prinsip saya, saya enggak mau kalah bertarung," ujar Ongen.

Seperti diketahui, beberapa fraksi di DPRD DKI sudah bulat menyatakan sikapnya terhadap HMP. Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta menyatakan mendukung digulirkannya hak menyatakan pendapat (HMP) Ahok, sapaan Basuki.

Kedua fraksi tersebut merupakan fraksi dua wakil ketua DPRD DKI yaitu Mohamad Taufik dan Lulung. Sementara itu, dua fraksi sudah menyatakan penolakan terhadap HMP.

Dua fraksi tersebut adalah Fraksi Partai Nasdem dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. Beberapa fraksi lain masih belum menentukan sikap.

Sebaliknya, Ahok justru menantang DPRD untuk memakzulkan dirinya. (PK/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru