Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

Jokowi Minta Pembahasan APBD DKI 2015 Segera Diselesaikan

- Rabu, 15 April 2015 13:40 WIB
250 view
 Jokowi Minta Pembahasan APBD DKI 2015 Segera Diselesaikan
Jakarta (SIB)- Presiden Jokowi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi? mengadakan pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Jokowi berpesan agar pembahasan APBD 2015 bisa segera diselesaikan.

"APBD 2015 seluruh prosesnya harus segera diselesaikan secepat-cepatnya, kemudian bisa langsung kerja" kata Jokowi usai pertemuan tersebut di Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (14/4).

Jokowi mengatakan, jika pembahasan APBD 2015 bisa diselesaikan, maka program-program yang sudah ditentukan untuk warga bisa langsung dikerjakan.

"Program-program yang telah ditentukan bisa langsung dikirimkan kepada masyarakat. Jadi bekerja untuk masyarakat, bekerja untuk DKI, secepat-cepatnya," katanya.

Jokowi juga meminta untuk penyusunan APBD ke depan agar menggunakan Perda. "Ini juga menyangkut ke depan, APBD ke depan, berarti APBD 2016, saya sampaikan tadi agar menggunakan Perda. Sudah supaya kembali lagi ke Perda," katanya.

Sebelumnya, Kemendagri telah mengesahkan APBD 2015 senilai Rp 69,28 triliun. Mengetahui itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pun menerimanya.

"Tadi saya lapor Pak Gubernur bahwa yang disetujui itu Rp 69 (triliun) sekian. Sementara (ini) kasih (dulu) lah kepada Kemendagri. Sesuai dengan apa yang disampaikan Kemendagri," ujar Djarot kepada wartawan usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ahok di Ruang TGUPP Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin (13/4).

"Hari ini Pergub bisa ditandatangani. Besok akan diserahkan pada kita," lanjutnya.

Ahok yang berada di samping Djarot pun mengamini pernyataan tersebut. Dia mengaku menerima keputusan Mendagri Tjahjo Kumolo.

"Kami harus terima putusan terbaik Kemendagri, tapi Mendagri akan melihat dalam perjalanan beberapa bulan ini bisa dievaluasi. Kalau ternyata penerimaan semua bisa meningkat sesuai, kami akan sesuaikan di APBD perubahan seperti tahun lalu," kata Ahok.

PDIP Tak Ikut Usung HMP

Presiden Jokowi memediasi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Istana Negara. Menurut Ahok, mediasi ini dilakukan karena pertemanan ketiganya.

"Kita kan temen. Kita bertiga. Mana ada sih Presiden ngurusin begituan," kata Ahok di Balai Kota.

Pertemuan ini digelar setelah Presiden Jokowi hadir di kongres PDIP. Sebelumnya Jokowi juga sudah memanggil Prasetyo ke Istana sebelum gelaran kongres. Apakah ada arahan dari PDIP agar Jokowi mendamaikan Ahok-Prasetio?

"Kalau secara tata negara, mana ada sih Presiden manggil Gubernur dan DPRD, ini kan karena temen saja," jawab Ahok.

Ahok menuturkan, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu, banyak hal yang dibahas ketiganya. Namun utamanya Prasetyo meminta Ahok tak menyerang DPRD DKI membabi buta.

"Saya sama Pak Pras dari dulu baik-baik aja kok. Masalah dia kan dia harus bela institusi, ya kan? Karena Ketua DPRD. Karena Pak Pras merasa saya nyerang DPRD kan. Tentu harus membela secara institusi," tutur Ahok.

Selain itu, dalam pertemuan itu juga diputuskan bahwa PDIP tak akan ikut mengusung Hak Menyatakan Pendapat terhadap Ahok. Jokowi juga meminta Ahok segera mengeksekusi anggaran DKI yang sudah diketok. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru