Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

BNN, TNI dan Polri Musnahkan Ladang Ganja 3,5 Hektar di Bengkulu

- Kamis, 16 April 2015 12:06 WIB
332 view
 BNN, TNI dan Polri Musnahkan Ladang Ganja 3,5 Hektar di Bengkulu
Bengkulu (SIB)- BNN, TNI dan Polri kemarin bersinergi memusnahkan ladang ganja seluas 3,5 hektar di daerah Pecur, Simpang Talang Tigo, Kabupaten Rejang, Bengkulu. Ladang ganja tersebut ditemukan di ditengah-tengah kebon kopi.

Dalam pemusnahan tersebut hadir Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim, Danrem 041 Kolonel Infrantri Fajar Budiman dan Wakapolda Bengkulu Kombes Pol Adnas M. Hadir pula camat, kepala desa dan warga sekitar.

"Saya bangga dan bahagia karena kesadaran masyarakat untuk melapor dan aparat Polri dan TNI secara sinergi serta kecamatan ikut andil di dalam menemukan ladang ganja ini. Ganja termasuk narkotika golongan satu yang harus dimusnahkan," ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Deddy di ladang ganja, Rabu (15/4).

Deddy mengatakan, penemuan ladang ganja ini menjadi lampu merah untuk Bengkulu dan meminta semua pihak untuk waspada. Karena jika ada ladang berarti penyandang dana sudah masuk ke petani-petani.

"Ini lampu merah bagi kita semua untuk waspada karena ada penyandang dana. Para petani diberikan dana, lalu bibit ditanam di lereng-lereng seperti kebon kopi dan tiga bulan sudah bisa dipanen. Jadi ini lebih menguntungkan dari pada nanam padi," terang Deddy.

Deddy mengutarakan, jenis ganja yang dimusnahkan kualitasnya di bawah jenis Aceh. Terlihat dari jenis daun dan batang.

"Untuk tersangkanya masih dicari. Karena kalau menuduh petani susah, kita harus cari pemberi dananya," tutup Deddy.

Di kesempatan yang sama, Danrem 041 Kolonel Infrantri Fajar Budiman mengutarakan penemuan ladang ganja merupakan informasi dari masyarakat.

Nantinya, pihaknya akan terus mencari ladang-ladang lain dan memberi informasi kepada masyarakat agar tidak menanam ganja di ladang mereka.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Bapak Kapolda. kita giatkan berjalan ke masjid-masjid secara bergantian untuk menyadarkan warga di wilayah ini," tandas Fajar.(detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru