Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

Effendi Simbolon: Sebagai Pencetus KAA, Nasib Indonesia Terpuruk

- Selasa, 21 April 2015 17:07 WIB
464 view
Effendi Simbolon: Sebagai Pencetus KAA, Nasib Indonesia Terpuruk
Jakarta (SIB)- Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon mengevaluasi eksistensi Indonesia sebagai negara pencetus Konferensi Asia Afrika (KAA).

Effendi mengatakan, di tangan pemerintahan Jokowi-JK Indonesia belum juga bebas dari penjajahan Neolib bahkan nasib bangsa ini lebih terpuruk ketimbang negara-negara peserta KAA.

"Di negara KAA yang paling terpuruk adalah kita. Kita adalah pencetus bahwa KAA harus terbebas dari penjajahan. Semua udah bebas dari penjajahan dan neolib, tapi kita masih terjajah dari negara kita sendiri. Kita pencetus Dasa Sila Bandung, kita merdeka, tapi nyatanya terjajah," kata Effendi, Senin (20/4).

Effendi menjelaskan, tanpa survei pun penjajahan neolib sangat nyata seperti bagaimana masyarakat merasakan ketidakmampuan membeli sembako, listrik, gas naik, barang dan jasa naik, dan indikatornya kriminalitas meningkat.

Sementara dari segi sikap, kepatuhan masyarakat semakin luntur, lanjutnya
"Itu menunjukkan karut marut," ketusnya.

Menurut Effendi, letak kesalahan dalam persoalan ini bukan lagi pada para pembantu Presiden Jokowi melainkan tertuju pada tanggung jawab penuh Jokowi yang dipilih oleh rakyat.

Effendi yang juga anggota Komisi I DPR RI ini menyayangkan, hingga saat  ini Jokowi tidak menyadari pola pemerintahan yang dibangun amburadul atau tidak tertata dengan baik.

"Saya kalau bicara seolah-olah melawan, padahal yang saya sampaikan di awal pemerintahan mengkritik secara terbuka, dengan niatan positif sampai dengan sekarang ini.

Saya melihat  pemerintahan dibangun dengan ketidakjelasan visi misi. Saya mengkritik sebagai kawan dia (Jokowi-red)," pungkasnya. (SP/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru