Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

Pilkada DKI Digelar 2017 Habiskan Anggaran Rp 650 Miliar

- Rabu, 22 April 2015 15:05 WIB
225 view
Pilkada DKI Digelar 2017 Habiskan Anggaran Rp 650 Miliar
Jakarta (SIB)- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI digelar pada 2017 mendatang. Anggaran yang diajukan untuk Pilkada serentak tersebut mencapai Rp 650 miliar.

Anggaran tersebut membengkak dibandingkan dengan nilai periode sebelumnya, dikarenakan adanya Undang-undang Nomor 8 Tahun 2018 tentang pemilihan gubernur/walikota/bupati. Pasalnya dengan regulasi tersebut, maka alat peraga kampanye calon pasangan ditanggung oleh KPU.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, anggaran tersebut terbagi untuk dua instansi yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Jauh lebih besar karena ada perubahan undang-undang, misalnya alat peraga kampanye yang sekarang tanggung jawab negara. Kemudian tiap TPS ada pengawas masing-masing," kata mantan Walikota Blitar itu, di Balaikota, Senin (20/4).

Sementara itu, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno membenarkan, bahwa anggaran untuk Pilkada periode 2017-2022 lebih besar dibandingkan dengan periode sebelumnya. Karena pihaknya harus membiayai alat peraga calon pasangan. Alat peraga yang dimaksud seperti leaflet, poster, serta iklan di media cetak maupun online.

"Untuk leaflet dan poster harus dicetak sesuai dengan jumlah kepala keluarga di Jakarta untuk masing-masing calon, nanti iklan di tv ditanggung KPU juga. Maka ini yang menyebabkan pembengkakan," kata Sumarno.

Pada periode sebelumnya anggaran yang digunakan mencapai Rp285 miliar. Sementara pada periode berikutnya diperkirakan mencapai lebih dari Rp400 miliar. "Kami perkirakan bisa dua kali lipat, estimasinya sekitar Rp400 miliar," ujarnya.

Dia memprediksi pada Pilkada mendatang akan ada tujuh pasangan calon yang akan mendaftar. Sebanyak empat pasang calon dari partai politik dan tiga pasangan calon dari independen. Prediksi tersebut melihat dari hasil pemilihan legislatif tahun 2014 dan peserta calon independen periode sebelumnya. (PK/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru