Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Pekanbaru Dikepung Asap, Dinas Kesehatan Bagikan 3.000 Masker

* BNPB Kirim 2 Heli Bantu Padamkan Kebakaran
- Selasa, 28 Juli 2015 14:46 WIB
298 view
Pekanbaru Dikepung Asap, Dinas Kesehatan Bagikan 3.000 Masker
Pekanbaru (SIB)- Dinas Kesehatan Provinsi Riau membagikan 3.000 masker kepada masyarakat Pekanbaru. Pembagian masker dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan karena kabut asap yang melanda kota itu.

Pembagian masker ini dilaksanakan, Senin (27/7) pagi. Lokasi pembagian pertama berada di Jalan Sudirman depan Kantor Gubernur Riau. Di kawasan ini ada 1.000 masker dibagikan secara gratis, terutama kepada pengguna sepeda motor.

Lokasi pembagian kedua berada di Jalan Sudirman, di kawasan Purna MTQ. Selanjutnya pembagian masker juga dilakukan Jalan Soekarno Hatta depan Mal SKA.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Yohanes mengatakan, pembagian masker ini sehubungan kondisi udara di Pekanbaru menurun dari level baik menjadi sedang.

"Hari ini ada 3.000 masker kita bagian di tiga lokasi. Kita harapkan masyarakat khususnya pengguna sepeda motor untuk menggunakan masker bila beraktivitas," kata Yohanes.

Pantauan di Pekanbaru, asap pekat terasa di pagi hari di bawah pukul 07.00 WIB. Jarak pandang rata-rata di bawah satu kilometer. Namun pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang mulai di atas satu kilometer.

Walau demikian, secara umum aktivitas masyarakat berjalan normal. Pada umumnya masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tidak menggunakan masker.
Termasuk, para siswa SD, SMP dan SMA di Pekanbaru yang mulai aktivitas belajar, tidak menggunakan masker.

BNPB Kirim Dua Heli

Mengatasi masalah ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan dua unit helikopter.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Riau, Edwar Sanger kepada wartawan. Kedua heli tersebut masing-masing Sikorsky dan heli MI 171, keduanya berposko di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

"Kedatangan dua heli ini memang sempat terlambat beberapa hari, ini terkait perizinan. Namun sekarang keduanya sudah bisa di datangkan ke Riau sejak kemarin," kata Edward di Pekanbaru.

Kedua heli ini, lanjut Edward, akan melakukan pemadaman dengan bom air di sejumlah lahan yang terbakar di Riau. Kemampuan setiap pesawat bisa terbang selama enam jam dalam sehari.

"Sistemnya tiga jam melakukan pemadaman, selanjutnya kembali ke pangkalan untuk mengisi BBM. Selanjutnya melakukan pemadaman kembali selama tiga jam dan kembali ke pangkalan lagi," kata Edward.

Kedua heli ini, lanjut Edward saat ini melakukan pemadaman di wilayah Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Sedangkan satu heli MI 171 melakukan pemadaman kebakaran lahan di sekitar perbatasan Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar.

"Wilayah perbatasan Pekanbaru dan Kampar saat ini juga ada ditemukan titik api," tutup Edward. (detikcom/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru