Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Pernyataan JK Soal Doktor Kerjanya Baca Koran Bikin Resah 2.500 Staf BPPT

- Kamis, 30 Juli 2015 15:34 WIB
109 view
Pernyataan JK Soal Doktor Kerjanya Baca Koran Bikin Resah 2.500 Staf BPPT
Jakarta (SIB)- Wapres JK mengkritik doktor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang kerjanya hanya membaca koran saja di kantor. Pernyataan tersebut membuat ribuan staf BPPT resah.

"Statement Pak JK bikin resah 2.500 staf BPPT, 400 doktor," ujar Dr Ir Hammam Riza, Deputi Kepala BPPT bidang TIEM (Teknologi, Informasi, Energi, dan Mineral) saat dikonfirmasi di Gedung BPPT 2, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).

Hammam memperkirakan, JK kemungkinan belum mendapatkan informasi terbaru tentang seluruh pencapaian BPPT. Doktor-doktor sudah menghasilkan inovasi teknologi.

"Ambil contoh e-voting, kalau Pak JK buka kesempatan untuk dipakai maka akan luar biasa impak bagi penyelenggaraan pemilu. Malah kami sudah e-voting pilkades di kampung beliau," tutur Hammam.

Hammam mempertanyakan mengapa selama ini proyek-proyek infrastruktur pemerintah memakai konsultan asing. Padahal BPPT siap mengerjakannya bila disuruh.

"Perlu keberpihakan JK untuk menggunakan doktor-doktor mengerjakan proyek-proyek infrastruktur yang membutuhkan penerapan teknologi. Kalau tidak diberi kesempatan ya kesannya seperti idle atau nol," katanya.

Sentilan JK pada BPPT disampaikan saat berpidato di Bappenas, Jl Diponegoro, hari ini. "Ada badan yang idle (nganggur) sama dengan Bappenas, tapi Bappenas sudah lumayan. Paling idle itu BPPT," ujar JK.

"Kalau bicara doktor lebih banyak dia, tapi kantornya sepi, baca koran saja," tambahnya. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru