Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Demokrat Akui Ada Ketakutan Melawan Risma di Surabaya

- Jumat, 31 Juli 2015 11:22 WIB
173 view
Demokrat Akui Ada Ketakutan Melawan Risma di Surabaya
Jakarta (SIB)- Partai Demokrat sebagai salah satu anggota Koalisi Majapahit mulai pasrah bila tidak ada yang bisa melawan Tri Rismaharini di Pilkada Surabaya. Kekuatan Risma sebagai petahana diakui memang bikin keder.

"Kita berusaha semaksimal, apa ada yang maju. Komunikasi politik terus berjalan, dari kemarin sudah kita cari (calon)," kata Wakil Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Nurpati saat dihubungi, Kamis (30/7).

Andi menepis anggapan bahwa parpol tidak mempersiapkan kader dengan baik untuk pilkada. Menurutnya, ketakutan kalah dari Risma juga menjadi salah satu alasan.

"Bisa juga karena faktor itu (takut melawan Risma). Tapi terlepas dari itu, ya karena tidak ada tokoh yang berminat," ujarnya.

Persiapan kader untuk pilkada dianggap bukan hanya soal kaderisasi, namun juga logistik. Hal itu menjadi ganjalan dalan mengajukan calon di pilkada.
"Bisa saja punya kemampuan dan keberanian, tapi logistiknya tidak ada. Melawan incumbent tidak mudah," ucap Andi.

Dia juga menyoroti arogansi PDIP yang memilih untuk mengusung Risma sendiri tanpa mengajak partai politik lain. "Mungkin ini dampak PDIP yang tidak mau berkoalisi dengan partai lain," imbuh Andi.

Meski mengaku masih akan berkomunikasi dengan partai koalisi di hari-hari terakhir ini, nada pasrah terdengar dari Demokrat. Apabila Pilkada Surabaya pada akhirnya akan ditunda ke 2017, Demokrat pun menerimanya.

"Tidak masalah kalau tertunda, kan itu ada di UU," ungkapnya. (detikcom/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru