Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Presiden Minta TNI - Polisi Peduli Suara Kritis Rakyat

- Sabtu, 01 Agustus 2015 14:32 WIB
246 view
 Presiden Minta TNI - Polisi Peduli Suara Kritis Rakyat
Semarang (SIB) - Presiden Joko  Widodo  meminta  perwira  remaja  TnI  dan  Polri  mendengarkan  suara  kritis  masyarakat  dan  ke  depan  mampu  membawa  perubahan  bangsa  ke arah yang lebih baik.

"Era  reformasi  telah  membawa  masyarakat  kita  menjadi  sedemikian  kritis  dan  terbuka.  Menghadapi semuanya itu, seorang  pemimpin  muda  harus  mampu  membawa  perubahan  di  lingkungan  tempat  bertugas," kata Presiden Jokowi pada  Prasetya TnI dan  Pelantikan  Perwira  Polri  di  Kampus  Akademi  Kepolisian,  Semarang,  Kamis (30/7).

Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara pada acara ini  dan dalam arahannya Presiden  menyatakan,  suara-suara  kritis  masyarakat  harus  didengar  sebagai  bahan  perbaikan  kehidupan bangsa.

Menurut  Presiden,  para  perwira remaja tidak boleh melanggengkan  praktik-praktik  tidak  baik  dalam  organisasi  dan  tradisi  yang  tidak  tepat  harus  ditinggalkan. "Latih anggota, tingkatkan profesionalisme anggota  sehingga saudara akan menjadi  pemimpin yang hebat," kata dia.

Presiden mengingatkan, mereka  telah  melewati  fase  pendidikan,  pembinaan  dan  pelatihan  untuk  bertugas  sebagai  seorang pemimpin dan sebagai  pemimpin,  para  perwira  remaja  tidak  hanya  perlu  memiliki  kompetensi  dan  integritas  pribadi  yang  unggul  dan  tangguh,  namun juga harus memberikan  motivasi dan keteladanan.

Lulusan Terbaik

Perwira  yang  dilantik  dalam  Upacara  Prasetya  Perwira  TnI-Polri  2015  ini  sebanyak  793 orang, terdiri dari 215 Perwira  Akademi  Militer,  100  Perwira  Akademi  Angkatan  Laut,  89  Perwira  Akademi  Angkatan Udara dan dan 389 Perwira  Akademi Kepolisian.

Para  perwira  yang  dilantik  ini  memperoleh  pangkat  Letnan Dua (Letda) dan Inspektur  Polisi  Dua  (Ipda)  serta  gelar  Sarjana  Terapan  Bidang  Pertahanan  (ST. Han)  dan  Sarjana  Terapan  Kepolisian  (STK)  setelah  menempuh  pendidikan  selama 4 tahun.

Empat  Perwira  yang  memperoleh  anugerah  Adhi  Makayasa  sebagai  lulusan  terbaik  adalah  Letda  Inf.  Angger  Panduyudha, ST. Han (Akmil), Letda  Laut  (P)  Adyaksa  Yudistira,  ST. Han  (AAL),  Letda Tek.  Dito  Sigit  Kuncoro,  ST. Han  (AAU)  serta  Ipda  Fauzi  Pratama,  STK  (Akpol), juga  penganugerahan  Adhi Makayasa.

Dalam  acara  tersebut  pertunjukan  yang  membuat  Presiden  Joko  Widodo  dan  para  penonton berdecak kagum dengan kemunculan barisan polisi bertubuh mungil.

Mengenakan atribut lengkap kepolisian,  anak-anak  kecil  tersebut  terlihat  kompak  melakukan  aksi  baris-berbaris dan tarian tepat  di  depan  kursi  presiden.

Mereka adalah siswa-siswi SD terpilih yang berasal dari Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Polisi  Cilik  Dermayu  (PCD)  sebanyak 72 siswa-siswi tersebut  percaya  diri  menampilkan  sejumlah  atraksi  di  hadapan  Presiden  Jokowi.  Mereka  didaulat  menampilkan  aksi  baris-berbaris  bersamaan  dengan  parade  marching  band  dari  Akademi  Kepolisian dan TnI usai berlangsungnya upacara. (KJ/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru