Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Dipimpin Bintang Satu

- Selasa, 04 Agustus 2015 17:57 WIB
257 view
 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Dipimpin Bintang Satu
Pekanbaru (SIB)- Pangkalan TNI AU (Lanud), Roesmin Nurjadin Pekanbaru dinaikkan statusnya dari Tipe B menjadi Tipe A. Seiring kenaikan ini, otomatis Lanud ini dipimpin bintang satu.

Demikian disampaikan Pangkoops I TNI AU, Marsekal Muda, Agus Dwi Putranto dalam serah terima jabatan (sertijab) Komandan Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Senin (3/8). Sertijab ini dari pejabat sebelumnya, Kol M Khairil Lubis diberikan kepada Kol Hendri Alfiandi.

Khairil Lubis ditempatkan sebagai Staf Ahli KSAU Bidang Air Power di Mabes TNI AU. Sedangkan penggantinya, Kol Hendri dulunya juga pernah menjadi Kadis Ops di Lanud Roesmin Nurjadin pada tahun 2007 silam.

Pangkoops mengatakan, Lanud Roesmin Nurjadin kini statusnya sudah ditingkatkan menjadi Tipe A. Ini sehubungan dengan adanya dua skadron udara di sana.

"Saat ini sudah ada dua skadron udara yakni Skadron 12 pesawat Hawk dan Skadron F16, ditambah skadron pemeliharaan. Dengan demikian, maka Lanud Roesmin Nurjadin  resmi menjadi Tipe A yang akan dipimpin marsekal pertama," kata Agus.

Dia menjelaskan, memang saat ini Danlanud Roesmin Nurjadin masih berpangkat kolonel. Namun menurutnya, pihak Mabes TNI AU telah mengajukan 84 Pati untuk ditandatangani Presiden Jokowi.

"Nanti pangkat marsekal pertama menyusul dengan sendiri kalau sudah diteken presiden. Ada 84 Pati yang kita ajukan, kalau lebih awal ada 20 saja yang sudah diteken, maka Lanud Roesmin dipimpin bintang satu," kata Agus.

Agus menjelaskan, kehadirannya dalam sertijab ini sekaligus melihat langsung Lanud Roesmin Nurjadin yang akan dipimpin komandan berpangkat bintang satu. Dia mengakui, saat ini untuk Skadron F16 memang masih kekurangan personel.

Namun diperkirakan, secara bertahap, Skadron itu nantinya akan bertambah sesuai dengan penambahan jumlah pesawat.

"Jumlah pesawatnya saat ini ada 6, dari rencananya 24 pesawat. Penambahan ini akan dilaksanakan secara bertahap. Kalau kita hitung satu Skadron minimal 175 sampai 200 personel. Untuk F16 personelnya ya baru sekitar 40 persen. Nanti pasti akan ditambah," kata Agus.

Agus menyebutkan, Lanud Roesmin Nurjadin menjadi Tipe A, karena merupakan kebutuhan dalam menjaga wilayah udara untuk Indonesia Bagian Barat.
"Apa lagi Riau ini merupakan wilayah perbatasan dengan negara tetangga sekaligus banyak aset nasional," kata Agus. (detikcom/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru