Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Kemlu Usut Agen Travel 11 WNI yang Ditahan di Jeddah

- Selasa, 04 Agustus 2015 18:13 WIB
147 view
Kemlu Usut Agen Travel 11 WNI yang Ditahan di Jeddah
Jakarta (SIB)- Tim KJRI Jeddah Minggu (2/8) diberikan akses bertemu dengan 11 WNI yang ditahan pihak keamanan Arab Saudi. Dalam pertemuannya tersebut, tim KJRI Jeddah mengatakan bahwa ke-11 WNI anggota Himpunan Pemuda Sinar Syahid (Himpass) dalam keadaan sehat.

Mereka mengharapkan agar KJRI bisa mengeluarkannya dan mengembalikan mereka ke Indonesia setelah 16 hari ditahan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PWNI dan BHI Kemlu, Lalu M Iqbal lewat pesan singkatnya, Senin (3/8).

"Mereka dalam kondisi sehat, mengharapkan bantuan KJRI agar mereka segera pulang ke Indonesia setelah 16 hari mereka ditahan," ujarnya.

"Mereka juga mengharapkan bantuan KJRI untuk bisa membawakan pakaian dalam. Sesuai permintaan mereka, KJRI akan mengirimkan obat dan makanan Indonesia," lanjutnya.

Iqbal menambahkan bahwa Zubair Amir Abdullah (47) yang dituakan dalam rombongan tersebut, terpaksa mengaku sebagai Imam Mahdi. Dalam pemahaman mereka, siapa saja yang dapat memberi petunjuk dalam beragama disebut Mahdi yang artinya pemberi petunjuk.

"Selama ini, Zubair tidak pernah menyebut dirinya sebagai Imam Mahdi tetapi pengikutnya yang meyakini bahwa yang bersangkutan adalah Imam Mahdi," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, mereka mengaku diberangkatkan oleh Jamjoom Travel asal Arab Saudi. Iqbal menegaskan bahwa Kemlu dan KJRI akan mendalami travel yang mengurus mereka di Indonesia.

"Tim KJRI akan terus berkoordinasi dengan investigator untuk memastikan agar proses investigasi lebih lanjut tidak merugikan rombongan tersebut," tutupnya.

KJRI Jeddah memperoleh informasi adanya 11 WNI ditangkap Kepolisian Masjidil Haram pada 28 Juli. Pada 30 Juli KJRI melakukan pertemuan dengan investigator meluruskan dugaan ritual sesat yang sempat disangkakan terhadap para WNI. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru