Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Gudang Pakan Ternak di Cianjur Roboh, 4 Tukang Bangunan Tewas

- Kamis, 06 Agustus 2015 16:46 WIB
260 view
Gudang Pakan Ternak di Cianjur Roboh, 4 Tukang Bangunan Tewas
Sukabumi (SIB)- Empat tukang bangunan tewas setelah tertimpa dinding bangunan gudang pakan ternak di Kampung Cimumput, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat sekira pukul 14.00 WIB, Selasa (4/8).

Aparat kepolisian dari Polsek Mande dan Polres Cianjur yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap tubuh korban dan membawanya ke RSUD Cianjur menggunakan ambulans. Polisi juga mengamankan pemilik perusahaan berinisial HEZ seorang pengusaha pendatang yang menetap di Cianjur.

Informasi yang dihimpun, empat orang korban tewas masing-masing bernama Asep Saepuloh (38) warga Kampung Sukaresik RT 01 RW 03, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Amay (60) warga  Kampung Cinawala RT 04 RW 03, Desa Mande, Kecamatan Mande, kemudian Yana (37) warga Kampung Cirende RT 04 RW 03, Desa Ciandam, Kecamatan Mande dan terakhir Safuloh (35) warga Kampung Citepong RT 06 RW 02, Desa Jamali, Kecamatan Mande.

Menurut keterangan polisi, saat kejadian keempatnya diketahui tengah bekerja menyelesaikan bangunan gudang pakan ternak yang berada di sekitar bangunan kandang ayam. Saat itu, selain para korban ada beberapa tukang bangunan lain yang juga tengah bekerja di sekitar lokasi kejadian.

"Menurut keterangan yang kita peroleh, korban ini posisinya ada di luar bangunan sementara rekannya yang lain berada di sisi dalam gedung. Lagipula diketahui, saat bekerja mereka tidak menggunakan alat pengaman kerja yang semestinya," ujar Kapolsek Mande AKP Nandang kepada wartawan. Selain korban tewas sejumlah tukang bangunan yang berada di sekitar korban juga mengalami luka-luka ringan.

Nandang juga menyebut, jika pemilik bangunan tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA) yang sudah beralih status kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia dan telah lama tinggal di Cianjur.

"Kita akan pastikan dulu penyebab runtuhnya dinding itu apa akibat adanya kesalahan prosedur atau ada yang tidak sesuai dengan spesifikasi bangunan. Untuk penanganan kasusnya lebih lanjut kita sudah limpahkan ke Polres Cianjur," tutup dia. (detikcom/f) 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru