Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Ungkapan Merdeka Suku Badui Dalam, Jalan Kaki 3 Hari ke Istana

- Selasa, 18 Agustus 2015 14:41 WIB
180 view
Ungkapan Merdeka Suku Badui Dalam, Jalan Kaki 3 Hari ke Istana
Jakarta (SIB)- Semarak peringatan 70 tahun kemerdekaan RI yang jatuh kemarin dirasakan lebih dalam oleh suku Badui Dalam. Pertama kali dalam sejarah republik ini ketika suku tersebut memasuki Istana Merdeka.

"Ya bisa dikatakan begitu (pertama kali suku Badui Dalam ke Istana), leluhur kami juga ikut memperjuangkan kemerdekaan bangsa," ungkap salah seorang yang dituakan dalam kelompok tersebut, Mursyid seusai mengikuti upacara di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/8).

Mursyid memangku jabatan yang disebut Wakil Jaro Tangkir Cibeok. Disebutkan pula bahwa jabatan Jaro ada banyak dalam suku tersebut.

Mursyid dan para kerabatnya tampak berbeda dari tamu undangan lain yang rata-rata mengenakan jas, blaser, atau pun batik. Mereka menggunakan kain putih lusuh yang diikatkan di kepala serta badan.

Suku Badui Dalam juga dikatakan spesial karena hingga saat ini menolak menggunakan teknologi. Oleh karena itu mereka berjalan tanpa alas kaki menuju Istana Merdeka dari kampungnya di Lebak, Banten.

"Perjalanan kami 3 hari dan sampai sini jam 6 pagi tadi. Sebetulnya akomodasi sudah disiapkan oleh pemerintah. Kondisi geografis tempat kami berbukit-bukit," ungkap Mursyid.

Mursyid kemudian menyebutkan bahwa suku Badui Dalam yang datang sebanyak 5 orang, sisanya dari Badui Luar. Dia kemudian menyatakan bahwa pihaknya mengikuti ketentuan yang ada di Istana selama masih bertandang.

"Ini bagus sekali, sangat berbahagia akhirnya bisa ke sini. Cukup bagus sekali, sesuai apa yang dianjurkan Bapak Presiden itu merupakan harapan kami," kata Mursyid. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru