Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Diperiksa Polda, Importir Salahkan Banyak Pihak Soal Mahalnya Daging

- Kamis, 20 Agustus 2015 15:34 WIB
250 view
 Diperiksa Polda, Importir Salahkan Banyak Pihak Soal Mahalnya Daging
Jakarta (SIB)- Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki dugaan tindak pidana terkait kelangkaan dan kenaikan harga daging sapi di pasaran. Lima importir sudah diperiksa.

"Sejauh ini mereka mengaku bukan importir yang menaikkan harga, tetapi pasar yang meminta menaikkan harga dan pedagang mogok karena harga naik. Padahal kan pedagang pada mogok karena importir yang menaikkan harga," jelas Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Agung Marlianto kepada detikcom, Selasa (18/8).

Selain itu importir juga beralasan, kenaikan harga dipicu adanya kenaikan harga barang untuk perawatan sapi selama di feedlotter, seperti obat-obatan dan pakan ternak. Fluktuasi kurs mata uang asing terhadap rupiah juga menjadi salah satu alasan kenaikan harga tersebut.

"Padahal kan sapi sudah diimpor sejak awal tahun. Jadi tidak masuk akal alasannya ini," imbuhnya.

Agung menambahkan, pihaknya masih menelisik masalah kenaikan harga dan kelangkaan daging sapi ini. Sejauh ini, polisi belum menentukan ada-tidaknnya pelanggaran pidana yang dilakukan importir terkait hal ini.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memeriksa feedlotter sapi di Cilengsi milik PT WMP. Di lokasi, petugas menemukan ada 2.500 ekor sapi siap potong.

"Yang paling telak ini PT WMP, dia dari Mei-Juli 2015 itu harganya di kisaran Rp 35-38 ribu per kilogram, tetapi sejak awal Agustus 2015 dia menaikan harga menjadi Rp 43-45 ribu," tutupnya. (detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru