Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Menperin Resmikan Realisasi Investasi Kawasaki Rp 1,1 Triliun

- Kamis, 10 April 2014 23:50 WIB
281 view
Menperin Resmikan Realisasi Investasi Kawasaki Rp 1,1 Triliun
Cikarang (SIB)- Menteri Perindustrian MS Hidayat meresmikan realisasi investasi Kawasaki Heavy Industries Ltd, berupa pabrik sepeda motor di Cikarang Barat, Bekasi, yang menyedot investasi sebesar Rp1,1 triliun atau 102,7 juta dolar AS.

"Pembangunan pabrik dengan investasi 102,7 juta dolar AS ini berkapasitas produksi 140 ribu unit per tahun akan membuat peran industri sepeda motor semakin signifikan," kata MS Hidayat saat peresmian pabrik Kawasaki seluas 150 ribu meter persegi itu, di Cikarang, Bekasi, Selasa.

Pabrik ini juga akan memproduksi mesin 250cc silinder tunggal motor sports Ninja RR Mono, untuk pertama kalinya di Indonesia.

Hidayat yakin pembangunan pabrik kedua Kawasaki yang berlokasi di kawasan MM2100 Cikarang ini akan menggenjot kegiatan ekonomi pada sektor pemasok komponen, pelaku distribusi, hingga untuk pemeliharaan sepeda motor.

Dengan begitu, kontribusi industri sepeda motor terhadap perekonomian nasional akan lebih besar, kata Hidayat.

Realisasi investasi berupa pabrik kedua Kawasaki ini, ujar Hidayat, membuktikan pertumbuhan industri sektor otomotif terus meningkat setiap tahunnya, dan juga akan memperkuat Indonesia sebagai negara basis produksi, baik di kawasan dan global.

Untuk sepeda motor saja, pada 2013, Indonesia mampu memproduksi 7,7 unit dan hal itu menjadikan Indonesia sebagaiĀ  negara produsen ketiga terbesar di dunia, setelah China dan India, kata Hidayat.

Namun, Hidayat menekankan agar produsen sepeda motor mulai berkonsentrasi untuk memperkuat daya ekspor sepeda motor hingga menjadikan Indonesia sebagai eksportir utama di kawasan, maupun global.

"Mulai konsentrasi ke ekspor, produk Indonesia, ekspornya harus meningkat setiap tahun," ujar dia.

Sebagai gambaran, menurut data Kementerian Perdagangan, ekspor sepeda motor Indonesia mencapai 126,44 juta dolar AS pada 2013, ditambah ekspor komponen sebesar 437,98 juta dolar AS.

Jika melihat dari 2009, ekspor sepeda motor dan komponennya mengalami tren pertumbuhan positif, masing-masinh 39,42 persen dan 36,65 persen hingga 2013.

Sasaran ekspor sepeda motor Indonesia, sebagian besar masih menyasar negara-negara Asia Tenggara, namun akan diarahkan perluasan ke Jepang pada 2014.

Selain itu, Hidayat juga meminta industri komponen juga menjadi sasaran untuk investasi, bukan hanya industri perakitan saja.

"Harus juga meningkatkan penggunaan dan pendayagunaan produk dan jasa teknisi lokal dalam kegiatan produksinya," ujar Hidayat. (Ant/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru