Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Optimisme Bank Dunia Dorong Rupiah Menguat

- Kamis, 19 Januari 2017 18:32 WIB
384 view
Jakarta (SIB)- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menguat hingga Selasa sore karena terbantu USD yang melemah di pasar global. World Bank atau Bank Dunia yang lebih optimistis terhadap pertumbuhan Indonesia mengobati kekecewaan terhadap perlambatan menjelang akhir 2016.

"World Bank optimistis dan rupiah bisa menguat. Dengan dolar index yang kembali anjlok dini hari tadi, rupiah berpeluang lanjutkan penguatan walaupun ketidakpastian menjelang pelantikan Trump tetap tinggi," kata Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu (18/1).

Di sisi lain, Donald Trump benci USD kuat dan hard brexit terhindarkan. Dolar index anjlok lagi bersama imbal hasil UST semalam setelah data manufaktur AS memburuk. Pernyataan Trump yang tak ingin USD terlalu kuat serta pidato PM Inggris yang berarti terhindarnya hard brexit, juga bantu pelemahan USD.

"Sore nanti ditunggu inflasi zona euro yang diperkirakan stabil sementara inflasi AS datang malam nanti, diperkirakan naik ke atas dua persen secara YoY," kata Rangga.

Sebelumnya, mata uang rupiah menguat di perdagangan sore pada Selasa 17 Januari. Imbas data positif neraca perdagangan dan penguatan pasar Surat Utang Negara (SUN) mengerek laju nilai tukar rupiah terhadap USDS.

Bloomberg, Selasa, 17 Januari 2017, mencatat nilai tukar rupiah naik 29 poin atau 0,22 persen dengan berada pada Rp13.333 per USD. Sedangkan Yahoo mencatat adanya penguatan rupiah. Rupiah berada pada Rp13.350 per USD dengan menguat sebanyak 11 poin atau 0,082 persen. Sementara Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah berada pada Rp13.381 per USD. (Metrotvnews.com/Dik-2/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru