Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Rupiah Melemah, IHSG Menguat

- Jumat, 24 Februari 2017 21:22 WIB
317 view
Medan (SIB) -Rupiah kembali melemah sedangkan IHSG masih menguat. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), Kamis (23/2) kembali dipatok melemah 4 poin dibandingkan sebelumnya 13.356 menjadi 13.360.

Pengamat Ekonomi Sumut Gunawan Benyamin kepada wartawan, Kamis (23/3) petang mengatakan, sentimen dari luar negeri masih menjadi daya penggerak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih dipengaruhi sentimen terhadap adanya sinyal kenaikan tingkat suku bunga. Mayoritas anggota The Fed memberikan pernyataan setuju untuk menaikkan tingkat suku bunga AS secara bertahap yang akan dimulai bulan Maret mendatang. Jika The Fed dalam pertemuan yang akan datang sepakat untuk menaikkan tingkat suku bunga, namun publik masih menanti keputusan ini di balik belum jelasnya kebijkan ekonomi Donald Trump.

Bebarapa data ekonomi AS yang akan dirilis di antaranya klaim pengangguran dan data minyak mentah. Klaim pengangguran AS diperkirakan naik dibandingkan dengan sebelumnya 239.000 menjadi 242.000. Data minyak mentah AS diperkirakan turun dari sebelumnya 9,5 juta menjadi 3,4 juta. Jika klaim pengangguran AS naik maka tidak baik buat dolar AS yang artinya pelemahan nilai tukar rupiah tidak akan berlanjut bahkan bisa naik seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 %.

Sedangkan IHSG masih melanjutkan trennya tetap di zona hijau. IHSG yang sebelumnya ditutup 5358,68 dibuka melemah di hari perdagangan, Kamis (23/2) menjadi 5348,35. IHSG sempat tertekan sampai 5347,85. Namun IHSG berhasil kembali ditutup dizona hijau. IHSG naik 14 poin ke level 5372,74 meguat 0,262%. (A2/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru